Published On: Ming, Sep 11th, 2016

2 Korban Perdagangan Manusia Asal Kupang Akhirnya Terselamatkan

Jalaon.com – Dua bocah dibawah umur yang menjadi korban human trafficking atau perdagangan manusia, SM & AN yang masing-masing berumur 17 dan 14 tahun, kini telah berhasil diamankan oleh Tim Satgas Anti Trafficking Polres Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolres Kupang Ajun Komisaris Besar Ajie Indra Dwiatma mengungkapkan bahwa kedua korban tersebut adalah anak di bawah umur yang direkrut secara tidak resmi oleh PT CSA.

Ajie menambahkan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap dua korban tersebut dan mendalami keterlibatan jaringan YRL sebagai perekrut.

Kedua korban tersebut berhasil diselamatkan oleh petugas pada Jumat 9 September lalu. SM (17) yang berasal dari Pariti, Kabupaten Kupang, dan AN (14) berasal dari Desa Manufui, Kabupaten Timor Tengah Utara.

SM dan AN akhirnya dibawa tim Satgas menggunakan pesawat dari Bandara Kualanamu Medan menuju ke Bandara El Tari, dan tiba di Kupang sekitar pukul 13.10 Wita.

SM mengaku bahwa mereka tidak membawa KTP dan tidak pula memiliki kartu ketenagakerjaan, ia juga mengatakan kalau ia dan AN direkrut oleh YRL, D, dan E sejak April 2016 untuk bekerja di PT CSA di Medan, Sumatera Utara.

SM mengungkapkan kalau perekrut telah membuatkan KTP palsu serta kartu ketenagakerjaan beserta dokumen pendukung lainnya untuk SM dan AN. SM mengaku bahwa ia bekerja selama empat bulan bersama majikan yang kasar, sang majikan tak segan – segan untuk memukulnya apabila ia membuat kesalahan kecil.

Sementara itu, AN juga mengungkapan hal yang sama. Dia juga bekerja bersama majikan yang kejam. Ia bekerja selama empat bulan namun belum pernah menerima gaji.