Orang Ini Punya Hubungan Aneh Dengan Boneka

Seperti yang kita pahami selama ini, bahwa manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa ada manusia yang lain, mereka saling bergantung satu sama lain. Terkecuali jika dalam keadaan tertentu dia memilih hidup sendirian, tidak dengan orang lain.

Namun, tahukah anda bahwa ada ternyata manusia yang memilih untuk meninggalkan kehidupan sosialnya dan lebih memilih untuk hidup bersama boneka yang dijadikannya sebagai teman hidupnya.

Dan uniknya, Orang ini semakin terbantu setelah ada perusahaan di Jepang yang mampu membuat boneka yang sangat mirip dengan manusia. Orang tersebut tentu punya kisah yang tergolong aneh karena menjalin hubungan istimewa dengan boneka.

Seperti apa kisahnya? Simak kisah wanita yang memilih membangun keluarga dengan “Boneka”

 

1. Jera karena dipaksa menikah, wanita ini jadikan boneka sebagai suaminya
Kisah dari seorang art director di Starz Entertainment Group di Englewood, Colorado, yang menghabiskan waktunya selama 14 tahun untuk hidup bersama manekin. Dia adalah Suzanne Heintz.
Selama 14 tahun, setiap harinya Heintz menghabiskan waktu bersama mereka keluarganya (boneka). Seperti dilansir odditcentral, sepulang dari bekerja ia selalu “merawat” keluarga manekinnya yakni Chauncey (suami), dan Mary Margaret (anak).
Selama bertahun-tahun, dia bahkan telah berkeliling ke seluruh Amerika dan di dunia sejauh 16.000 kilometer di hanya untuk mengambil foto bersama dua “orang” yang dicintainya itu, sebagai bagian dari sebuah proyek seni yang dinamainya Life Once Removed.
Suzanne Heintz dan keluarga bonekanya 2014 Merdeka.com/Suzanne Heintz/Life Once Removed

Ide gila dari Heintz ini bermula dari orang tua nya yang selalu bertanya kapan dia akan menikah, orang tua selalu menceramahi dia akan arti pentingnya pernikahan. Lantaran Heintz merasa bosan dengan pertanyaan dari orang tuanya yang menginginkan ia untuk segera menikah, Ia pun memutuskan untuk membeli keluarga dari Manekin.

Heintz yang kebetulan pada waktu itu lewat di depan sebuah outlet ritel yang hendak bangkrut, menyadari bahwa dia bisa membeli sebuah keluarga. Dia pun tertarik untuk membeli dua manekin yang dijual di toko tersebut.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here