Published On: Jum, Sep 2nd, 2016

4 Kesalahan Finansial Pemicu Krisis Keuangan Keluarga

Jalaon.com – Salah satu ujian terberat dalam hidup adalah mengatur keuangan keluarga. Pasangan menikah, entah baru atau lama, pasti setiap hari menghadapinya. Beragam cara ditempuh demi menekan pengeluaran, sebab satu kesalahan kecil dapat hancurkan segalanya.

Sebaiknya pelajari semua kesalahan fatal yang pernah dialami sendiri atau orang lain agar terhindar krisis keuangan. Sebagaimana dilansir laman PopSugar, Jumat (02/09/2016), ada empat kesalahan finansial kerap dilakukan pasangan menikah yang seringkali picu konflik.

1. Malas bikin “budget”

Karena sudah menikah dan merasa tercukupi, banyak pasangan abaikan “kekuatan” budget. Mereka malas membuatnya sehingga tak tahu pasti kemana aliran dana menuju, apakah tepat sasaran atau tidak. Budget bagian dari rencana keuangan yang mencakup semua pendapatan dan melacak semua pengeluaran.

2. Kurang disiplin

Menyusun budget bukan jaminan pasti semua rencana keuangan berjalan baik. Terkadang pelanggaran terjadi akibat lalai atau disengaja. Pelaksanaan budget butuh kedisiplinan tinggi layaknya menjalankan pola hidup sehat. Jika pernah salah jangan langsung angkat tangan alias nyerah. Coba belajar dari kesalahan lalu kembali ke jalan benar esok harinya.

3. Pengeluaran kurang cermat

Tujuan penyusunan budget mempermudah pengecekan alur pendapatan dan pengeluaran. Meski semua data terpapar transparan, jangan beli sesuatu yang belum pasti. Misalkan, anda beli beberapa baju untuk perayaan idul fitri karena tahu semua pengeluaran bakal tertutupi uang THR. Tapi apa jadinya jika uang yang diterima tak sesuai harapan? Intinya, jangan belanja kalau tidak punya uang. Prinsip itu bisa diterapkan jika anda pemegang kartu kredit.

4. Kebiasaan buruk

Salah satu kesalahan finansial yaitu merogoh uang untuk sesuatu tak penting. Kebiasaan buruk seperti merokok, hobi makan di restoran mewah, ngopi di Starbuck atau jalan-jalan setiap minggu bikin isi dompet cepat menipis. Usir semua kebiasaan buruk untuk nikmati kemewahan semata, mulailah disiplin mengencangkan ikat pinggang.

Semua orang pernah mengalami kesalahan finansial, bahkan seorang ahli sekalipun. Jadikan semua itu pelajaran berharga untuk diterapkan ke hari berikutnya. Dengan mengetahui kesalahan memicu konflik, maka pencegahan bisa dilakukan sedini mungkin.