Published On: Sel, Okt 25th, 2016

5 Cara Terbebas Serangan Hacker Ketika Terkoneksi WiFi

Jalaon.com – Siapa sih yang tidak ingin akses internet gratis? Sekarang semakin banyak lokasi publik menyediakan jaringan WiFi gratis. Tentu pilihan sempurna bagi mereka yang ingin terkoneksi dunia maya tanpa keluar uang.

Ide internet gratisan via jaringan WiFi adalah ide keren, sayangnya menyimpan sisi gelap yang merugikan si pengguna. Jika sistem keamanan perangkat lemah, siap-siap jadi incaran orang tak bertanggung jawab seperti hacker atau spammer.

Begini Cara Terhindar Serangan Hacker Di Jaringan WiFi

Begini Cara Terhindar Serangan Hacker Di Jaringan WiFi

Dengan memanfaatkan peluang tertentu, mudah sekali seseorang tak bertanggung jawab membobol jaringan WiFi. Supaya hal buruk tidak terjadi dan menimbulkan kerugian besar, berikut lima cara terbebas dari hacker ketika terkoneksi WiFi dilansir langsung laman Metro Techno, Selasa (25/10/2016).

1. Enkripsi HTTPS

Sebaiknya mengakses situs dengan enkripsi HTTPS ketika perangkat terhubung jaringan WiFi umum. Mengapa demikian? Situs enkripsi HTTPS lebih bersifat rahasia dan aktifitas browsing tidak bisa diintip pihak lain. Dengan begitu turut menghindari hacker yang coba intip detil browsing.

2. Jangan tergoda WiFi tak jelas

Godaan paling besar tentu saja jaringan WiFi tanpa password. Oleh karena itu, jangan buru-buru terhubung ke jaringan tanpa password yang mungkin saja dibuat sengaja oleh pihak tak bertanggung jawab. Hacker biasanya menyediakan jaringan WiFi gratisan supaya lebih gampang mengintip aktifitas online si pengguna. Lebih direkomendasikan terkoneksi ke jaringan milik pihak pemerintah atau swasta.

3. Gunakan VPN

Virtual Private Network (VPN) ciptakan koneksi aman sehingga koneksi WiFi umum jadi lebih terlindungi dari serangan hacker nakal.

4. Matikan saat tidak terpakai

Matikan koneksi WiFi saat tidak terpakai, baik itu laptop, tablet atau smartphone. Koneksi WiFi tetap terhubung meski sudah tidak terpakai justru jadi incaran panas hacker. Biasanya mereka akan mengakses smartphone via router palsu.

5. Password berbeda setiap akun

Penggunaan password serupa pada setiap akun sangat berpotensi merugikan. Nantinya membuat ponsel dan aktifitas online lebih rentan didatangi hacker. Jika hacker dapat mengetahui password pada satu akun, kemungkinan besar bakal dicoba ke akun lainnya. Itulah sebabnya setiap akun harus terpasang password berbeda dan unik.