5 Kesalahan Fatal Pemakaian Deodoran Harus Dihindari

Kesalahan fatal saat memakai deodoran

Jalaon.com – Jangan pernah merasa bersih dan wangi karena sudah memakai deodoran. Terkadang itu bukan jaminan pasti yang membebaskan ketiak dari bau tak sedap. Jika aroma kecut tetap muncul disertai gatal-gatal menyebalkan, besar kemungkinan salah memakai deodoran.

Menurut penuturan dokter bedah kosmetik, Mark Malek M.D., banyak orang mengira deodoran efektif menghadang keringat. Itu salah besar! Dilansir dari laman womenshealthmag, Jumat (16/09/2016), ada lima kesalahan fatal pemakaian deodoran yang harus dihindari.

Kesalahan fatal saat memakai deodoran
Kesalahan fatal saat memakai deodoran

1. Salah produk

Masih banyak konsumen tak mampu bedakan antara deodoran and antiperspiran. Secara garis besar keduanya bagai bumi dan langit. Deodoran ampuh lawan keringat tapi mengutamakan wangi, sedangkan antiperspiran sangat ideal mengatasi keringat berlebih berkat kandungan aluminium klorida yang sengaja dirancang menghadang banyak keringat.

2. Waktu pemakaian tidak tepat

Deodoran bisa dipakai kapan saja selama seharian tapi malam hari adalah waktu tepat memakai antiperspiran, apalagi saat tubuh sedang tidak berkeringat. Memang itu bukan aturan baku, namun membuat senyawa antiperspiran terikat lebih kuat di permukaan kulit sebelum kadar keringat memuncak seharian.

3. Pemakaian kurang

Jangan hanya sekali mengoleskan deodoran ke area ketiak, itu belum cukup melawan bau badan. Seharusnya dioles beberapa kali secukupnya, sekitar 3-4 kali untuk memastikan semua pembuluh keringat di ketiak tertutup seutuhnya.

4. Wangi berlebih

Area ketiak terasa gatal usai mengoles deodoran? Wanita penderita eksim dan pemilik kulit sensitif jangan pernah memakai deodoran super wangi ‘berat’ yang mengakibatkan iritasi kulit. Sebaiknya mengetes kelayakan produk dengan mengoles ke pergelangan tangan. Atau, dianjurkan membeli deodoran bebas wangi-wangian.

5. Jangan ganti produk

Jika sudah lama menggunakan suatu merek deodoran sejak masih duduk di bangku SMP, usahakan jangan pernah gonta-ganti merek. Terkadang kelenjar keringat sudah beradaptasi dengan kandungan senyawa produk tertentu. Gonta-ganti merek justru berpotensi resistensi terhadap antiperspiran sehingga tak mampu lagi meredam keringat dan mengakibatkan bau badan tak sedap.

Dengan menghindari semua kesalahan fatal di atas, setidaknya keringat dan bau badan tak sedap lebih mudah teratasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here