Published On: Ming, Sep 18th, 2016

5 Tanda Komputer & Laptop Telah Di-hack Orang Jahat

Jalaon.com – Hampir sebagian besar aplikasi anti-virus dan anti-malware gratisan tidak mempan hadapi beragam serangan hacker kecuali membeli versi orisinil alias berbayar. Pengguna harus memperhatikan setiap perubahan pada perangkat desktop (PC/laptop) dimana pihak tak bertanggung jawab sudah menyusupkan ‘benda jahat’.

Seperti dilansir dari laman TechRadar, Minggu (18/09/2016), ada lima tanda bahwa komputer telah di-hack atau retas pihak tak bertanggung jawab.

Ini Tanda-tanda Komputer Kena Hack

Ini Tanda-tanda Komputer Kena Hack

1. Terpasang program baru

Dalam beberapa kasus tertentu, sebuah program baru sudah terpasang di dekstop. Jika komputer hanya dipakai untuk keperluan pribadi dan merasa tidak pernah memasang program atau software baru apapun, maka kehadirannya patut dicurigai. Itulah indikasi pertama bahwa komputer kesayangan sudah disusupi orang tak dikenal.

2. Tak bisa online

Pengguna tak bisa mengakses situs manapun jika sudah diretas, entah itu Facebook atau Gmail gagal terakses akibat salah password. Menghadapi situasi ini tak perlu panik, segera reset password. Sayangnya trik itu tak bisa bekerja jika email sudah diganti, segera cari pertolongan. Tanda lain patut dicurigai seperti diarahkan ke situs tak penting, muncul ‘security update’ palsu dan sebagainya.

3. Malware tambahan

Ketika sudah diretas muncul toolbar tambahan di program browser tanpa pernah dipasang (install) sebelumnya. Tanda lainnya yaitu email spamming, dimana email digunakan untuk penyebaran spam dan virus ke teman serta kolega pada daftar kontak.

4. Konektivitas remote

Perangkat desktop yang sudah diretas biasanya konektivitas remote dalam keadaan aktif, dimana membuka file dan penghapusan aplikasi bisa dilakukan oleh hacker di tempat berbeda atau jarak jauh. Ketika seorang hacker mengendalikan desktop secara remote, koneksi internet pun melambat.

5. Program security terhapus

Salah satu indikasi bahwa seorang hacker sudah menyusupi perangkat desktop kesayangan bisa dilihat langsung dari terhapusnya program anti-virus, anti-malware dan penonaktifan firewall. Hacker biasanya menghapus semua program itu demi memuluskan aksi penyusupan.

Hati-hati jika komputer atau laptop kesayangan sudah menunjukkan lima pertanda di atas. Jangan lakukan kegiatan atau membuka akun banking dimana hacker sudah memasang ranjau untuk mencuri data-data penting yang bersifat merugikan.