7 Gejala Heat Stroke Yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini

heat stroke
Sejumlah gejala heat stroke yang patut dicurigai

Jalaon.com – Nama penyakit heat stroke masih terdengar asing di telinga, namun besar kemungkinan sering terjadi pada masyarakat Indonesia seiring peningkatan panas suhu dalam beberapa tahun terakhir. Penderita sakit kronis dan kaum manula paling rentan terkena serangan heat stroke serta beragam penyakit lainnya yang berkaitan dengan suhu panas berlebih.

Menurut National Institute on Aging (NIA) seperti dilansir dari laman cbsnews.com (17/08/2016). Heat stroke beserta keluhan lain akibat panas seperti capek, pusing, kejang dan letih adalah bagian dari hipertermia. Kondisi ini terjadi ketika tubuh kelebihan panas dan tak mampu mengendalikan temperatur.

Heat stroke turut menyerang seseorang yang berada di luar ruangan tanpa AC atau di luar kendaraan, tidak mampu berteduh ke tempat sejuk, mengenakan pakaian terlalu tebal atau berada di tempat ramai. Adapun faktor lain yang meningkatkan resiko hipertermia yaitu:

1. Dehidrasi.
2. Sirkulasi darah kacau.
3. Produksi keringat berkurang akibat penuaan.
4. Penggunaan beragam pengobatan.
5. Tekanan darah tinggi atau kondisi masalah kesehatan lain yang membutuhkan diet dengan mengurangi penggunaan garam.
6. Penyakit hati, paru-paru dan ginjal, atau kondisi lain yang mengakibatkan demam atau penurunan kekuatan tubuh.
7. Mengalami kegemukan atau kekurusan.
8. Meminum alkohol.

Kaum manula yang menderita sakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung disarankan terus berada di dalam rumah ketika temperatur, polusi udara dan kelembaban meningkat drastis. Penyakit akibat efek panas berlebih butuh pertolongan medis secepat mungkin. Ada sejumlah gejala heat stroke yang perlu diwaspadai, yakni:

1. Demam.
2. Kebingungan.
3. Jantung berdebar kencang dan cepat.
4. Kulit kering dan kemerahan.
5. Kurang berkeringat.
6. Sering merasa akan jatuh pingsan.
7. Jatuh pingsan dalam waktu lama.

Seseorang yang terkena penyakit akibat suhu panas berlebih harus dibawa menuju tempat teduh atau ruangan ber-AC untuk dibaringkan. Kompres dengan kain basah nan dingin ke beberapa bagian tubuh seperti lipatan paha, ketiak, leher dan pergelangan tangan. Jika penderita heat stroke masih bisa menelan, segera beri minuman non alkohol seperti air putih dan jus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here