Published On: Sel, Des 13th, 2016

Ahok Menangis Di Sidang Perdana, Begini Kisahnya

c26a3070-069d-4e5f-9259-b0e0d7f62606_169

Image From : CNN Indonesia

Jalaon.com – Sidang Perdana kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur Non Aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering disapa ahok ini digelar tadi siang. Sidang sendiri digelar di bekas Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di Jalan Gajah Mada, Jakarta.

Dilansir dari Detik Saat membacakan pidato pembelaannya, Ahok sempat menceritakan riwayat hidupnya. Dia lahir dari pasangan keluarga nonmuslim di Belitung Timur Indra Tjahaja Purnama (almarhum) dan Buniarti Ningsing. Dia kemudian diambil menjadi anak angkat keluarga muslim asal Bugis, Makassar, Sulawesi Selatan, Haji Baso Amir.

Haji Baso Amir, kata Ahok, adalah adik kandung mantan Panglima Angkatan Bersenjata Indonesia Jenderal (Purn) M Jusuf. “Ayah kandung dan ayah angkat saya bersumpah untuk bersaudara sampai akhir hayat,” kata Ahok saat membacakan pidato keberatan di bekas gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (13/12/2016).

Kecintaan keluarga Haji Baso Amir, meski hanya sebagai orang tua angkat, sangat berbekas di hati Ahok. Meski sebagai anak angkat, Ahok ingin membalas kebaikan tersebut.

Suara Ahok tertahan ketika menceritakan kisahnya merawat sang ibu angkat saat sakit hingga ke pemakaman. “Saya seperti anak tak tahu berterima kasih apabila saya tidak menghargai agama dan kitab suci orang tua angkat saya, dan beliau adalah pemeluk Islam yang sangat taat,” kata Ahok, kali ini suaranya bergetar.

Salah seorang kuasa hukum kemudian memberikan tisu kepada Ahok. “Saya sangat sedih dituduh menista agama Islam. Tuduhan itu sama saja saya menista orang tua angkat saya sendiri,” kata Ahok.