Ahok Serahkan Sepenuhnya Kepada Hakim Terkait Sidang yang Akan Disiarkan Live

img_20161211_183403

Jalaon.com – Gubernur Non aktif DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam waktu dekat akan menjalani sidang kasus penistaan agama, tepatnya pada 13 Desember 2016. Ahok mengaku menyerahkan kepada hakim mengenai sidang tersebut boleh disiarkan atau tidak.

“Kita patuh saja, kita kan enggak bisa melarang orang mau live atau tidak, kan enggak bisa,” ujar Ahok usai menghadiri acara Partai Hanura di Hotel Sunlake, Jakarta Utara, Minggu (11/12/2016).

Ahok menyerahkan keputusan kepada hakim sepenuhnya, apakah sidang tersebut boleh disiarkan seperti sidang kasus pembunuhan Mirna Salihin.¬†“Bukan wewenang kita kan,” kata Ahok.

Sementara itu, Komisi Yudisial (KY) sebelumnya menyarankan agar sebaiknya persidangan kasus Ahok tersebut disiarkan secara terbatas oleh televisi. Karena ia mengambil pengalaman dari sidang kasus pembunuhan Mirna Salihin yang sempat menimbulkan masalah yang berkaitan dengan keputusan Hakim dan opini masyarakat.

“Patut dicatat dari pengalaman sebelumnya bahwa dalam siaran langsung berpotensi menimbulkan masalah berkaitan dengan independensi peradilan dengan opini publik,” jelas juru bicara KY Farid Wajdi.

Farid melanjutkan bahwa jika sidang tersebut dilakukan secara live siaran tv akan berdampak kekacauan baik dari kemandirian hakim dan juga penghakiman oleh masyarakat. Menurutnya hal ini akan menjadi faktor timbulnya polemik baru.

“Polemik atau perang opini secara terbuka dalam kasus sensitif semacam ini perlu dihindari,” imbuh Farid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here