Published On: Kam, Mar 16th, 2017

Akibat Kasus Korupsi, Jutaan Warga Tak Mendapatkan E-KTP

d

Jalaon.com – Pihak yang berwenang pemberantas korupsi hingga saat ini masih terus menelusuri kasus korupsi E-KTP hingga tuntas. Akibat dari dana negara yang dikorupsi, banyak warga yang akhirnya belum juga memiliki KTP elektronik atau E-KTP.

Untuk mengatasi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo telah menyiapkan dana anggaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar segera memiliki E-KTP.

“Anggaran baru, yang semuanya dipotong oleh Bu Menkeu, dari kami (Kemendagari) tidak dipotong, dan ini terus karena target kami tahun ini selesai,” ujar Tjahjo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Sementara itu, Kemendagri memprediksikan untuk tahun ini setidaknya membutuhkan sekitar 3 juta E-KTP di seluruh Indonesia, demikian bagi yang belum mendapatkan E-KTP karena kasus ini.

Untuk mengatasi hal yang tidak diinginkan, seperti chip dari E-KTP yang tidak dapat terdeteksi, maka dari itu Mendagri merencanakan pembuatan E-KTP selanjutnya akan lebih bagus, karena chipnya akan dibuatkan di luar negeri.

“Makanya tendernya kami buat, yang penting itu lebih bagus lah, sehingga jangan sampai ada yang chipnya nanti di akses ke semua pihak enggak connecting. Kan hampir semua perbankan sudah muncul. Sudah cukup banyak lho kami ini mengaksesnya,” tandasnya.