Published On: Sab, Sep 24th, 2016

Alasan Mabes Polri Mutasi Krishna Murti dari Wakapolda Lampung

bts

Jalaon.com –  Isu dugaan penganiayaan terhadap teman wanita dan beredarnya video ‘papa minta jambak‘ menerpa Wakapolda Lampung Kombes Krishna Murti. Setelah isu itu mencuat, tak lama Krishna langsung dicopot dari jabatannya saat ini sebagai Wakapolda Lampung.

Ia ditarik kembali ke Mabes Polri sebagai Kabagkembangtas Romisinter Divisi Hubungan Internasional Polri. Namun dugaan tersebut disangkal oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar.

Boy Rafli Amar membantah pemutasian Wakapolda Lampung terkait dengan isu miring yang mendera Kombes Krishna Murti. Mantan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya itu dinilai masih junior untuk menduduki jabatan yang sekarang didudukinya.

Mutasi Krishna yang relatif singkat pada jabatannya sebelumnya itu memang bertepatan dengan dugaan tindak kekerasan yang kini ditangani Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

“Tidak ada kaitannya dengan dugaan kasus. Itu kan mekanisme yang berjalan di Propam,” ujar Boy, Sabtu (24/9/2015).

Kabarnya posisi Krishna akan diganti oleh yang lebih senior. Penilaian ini merupakan respons dari rencana Polda Lampung yang dalam waktu dekat menyandang polda tipe A atau dijabat jenderal bintang dua atau inspektur jenderal. Saat ini Polda Lampung dipimpin jenderal‎ bintang satu atau brigadir jenderal polisi.

Boy mengatakan bahwa Krishna merupakan Akpol angakatan 1991, yang dinilai masih terlalu junior untuk menduduki posisi tersebut. Sementara itu, Posisi Krishna saat ini digantikan oleh Kombes Bonafius Tomfai. Bonafius merupakan  Akpol tahun 1984.

“Jadi prioritas senior dulu,” jelas Boy.