Published On: Sen, Agu 22nd, 2016

Aneh, 3 Orang Ini Memilih Hidup Terasing Dari Peradaban Modern

Aktifitas rutin sehari – hari memang terkadang menjenuhkan, apalagi jika sudah menghadapi tuntutan pekerjaan ataupun kewajiban lainnya, itu bisa membuat seseorang mengalami stres.

Pada saat stres dan mengalami titik jenuh, kebanyakan dari manusia akan memilih untuk berlibur ke suatu tempat yang bisa menenangkan pikiran dan menghibur diri. Tapi beda dari 4 orang ini yang bisa dibilang aneh, karena mereka memilih menghindar dari kehidupan yang seharusnya, mereka memilih untuk menghabiskan sisa umurnya untuk menjauh dari hiruk pikuk dunia.

 

Pedro Luca, 40 tahun hidup di gua Tucuman

Pedro Luca sudah tinggal di dalam gua selama 4 dekade. Dilansir Associated Press, pria yang berusia 79 tahun ini menghabiskan hari tuanya seorang diri dalam sebuah gua di Provinsi Tucuman. Ia bertahan di gua selama 40 tahun menyendiri. Dia bertahan hidup dengan berburu hewan liar di hutan dan minum dari mata air di dekat gua.

Walaupun begitu, Luca tidak total meninggalkan hidup modern. Luca masih menyimpan barang – barang modern yang dibutuhkan seperti radio yang ia gunakan untuk hiburan dikala malam hari. Ia juga membawa kebutuhan lainnya seperti minyak tanah, gandum dan lilin.

 

Angelo Valkenborg, hidup bak manusia purba di hutan Slovenia

Sebelumnya Ia bekerja sebagai salesman, ia bisa dibilang sukses karena sudah memiliki mobil mewah, rumah mewah serta istri yang menemaninya. Namun kelebihan duniawi yang ia miliki tidak membuatnya puas, oleh karena itu akhirnya dia memutuskan untuk meninggalkan kehidupan modern dan memilih menyendiri di hutan Slovenia.

Dilansir Oddity Central, Valkenborg bertahan hidup dengan berburu dan meramu makanan layaknya manusia prasejarah. Namun dia masih menyimpan smartphone dan mobilnya di tepi hutan untuk berjaga-jaga. Karena gaya hidupnya yang tak biasa ini, Valkenborg harus mengorbankan pernikahannya. Meskipun sebagai manusia normal ia merasa sedih, namun dia tidak merasa menyesal karena telah mengikuti panggilan hatinya untuk hidup di alam liar.

“Saya menyadari bahwa ini adalah bagian penting dari siapa saya dan apa yang benar-benar saya sukai,” katanya.

 

Christopher McCandless, petualang yang jadi inspirasi Into The Wild

Christopher McCandless adalah sang petualang dan pendaki gunung asal Amerika Serikat yang kisah nya sempat menjadi berita yang fenomenal. Setelah lulus kuliah dengan prestasi cemerlang pada tahun 1990, McCandless lantas memutuskan untuk lepas kontak dengan keluarganya dan berkelana seorang diri.

Sempat berpetualang di Alaska, McCandless menetap di area pertambangan tua Stampede Trail. Namun ketika ia berkelana, ia pun akhirnya kelaparan sampai meninggal. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi membusuk oleh pemburu yang lewat beberapa bulan kemudian.

Kisah McCandless dituliskan sebagai artikel berseri di harian Outside oleh Jon Krakauer. Kemudian Krakauer menuliskannya kembali menjadi buku Into The Wild yang akhirnya kisah ini diangkat ke layar lebar pada tahun 2007.