Published On: Ming, Sep 25th, 2016

Anggota Dewan Pembina Demokrat Menolak Keputusan SBY, dan Tetap Dukung Ahok – Djarot

sdasdaded

Jalaon.com – Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman menyatakan dirinya tetap mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Sikap Hayono Isman tersebut berbeda dengan keputusan Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono yang mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni

“Sejak awal saya sudah mendukung Ahok karena saya melihat bahwa sebagai petahana, Ahok-Djarot memiliki prestasi sangat baik. Padahal secara efektif baru menduduki posisi gubernur dan wakil gubernur kurang dari dua tahunOleh karena itu, sudah sewajarnya Ahok-Djarot diberi kesempatan dan tanggung jawab lebih lanjut untuk menyelesaikan program-programnya yang saat ini masih berjalan hingga tuntas.” jelas Hayono Isman di Posko Muda Mudi Ahok, Jakarta, Sabtu tanggal 24 September 2016.

Menurut Hayono, calon pemimpin termasuk yang menjadi kepala daerah DKI Jakarta tidak bisa disiapkan secara mendadak. “Kalau begitu nanti repot. Demokrasi kita bisa demokrasi dadakan. Itu tidak boleh terjadi,” tambah Hayono.

Selain Hayono Isman yang menentang keputusan SBY, begitu pula politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul telah lebih dulu mendukung pasangan Ahok-Djarot. Bahkan Ruhut mengaku bahwa dirinya siap jika dipecat atas sikap yang berseberangan tersebut.

Haryono mengatakan bahwa calon Gubernur yang tidak dadakan hanyalah Ahok-Djarot, itulah yang menjadi alasannya untuk tetap menjatuhkan pilihannya kepada Ahok-Djarot.

“masyarakat membutuhkan pemimpin yang siap bekerja untuk mengatasi kompleksnya permasalahan di DKI jakarta ini” jelas Hayono.