Published On: Rab, Sep 21st, 2016

Apa Efek dari Terlalu Banyak Konsumsi Protein?

sdegrs

Jalaon.com – Baru – baru ini telah dilakukan sebuah penelitian melalui sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Nutrition. Mengenai dampak dari terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi protein, terutama dari sumber hewani.

Seperti dikutip laman Prevention, Senin (19/9/2016), peneliti melacak berat dan pola diet pada lebih dari 7.000 orang dewasa sejak 2003 hingga 2009. Mereka yang diet dengan lebih 20 persen protein, terutama hewani, secara signifikan mengalami kenaikan berat badan hingga lebih dari 10 persen dibandingkan mereka yang diet dengan konsumsi kurang dari 15 persen protein.

Protein memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber tenaga dan membantu tubuh untuk menyerap vitamin dan mineral lain. Tentu jumlah protein yang sesuai dengan tubuh akan menjadi penopang untuk kesehatan tubuh. Namun konsumsi sumber protein untuk tubuh secara berlebihan juga bisa menimbulkan resiko, salah satunya yaitu mengalami kenaikan berat badan secara signifikan.

Lalu apakah efek yang lain dari terlalu banyak mengkonsumsi protein? berikut ini ulasannya.

1. Berat badan bertambah

Dalam 1 gram protein mengandung sekitar 4 kalori yang berarti bahwa jumlah kalori akan meningkat ketika konsumsi protein juga menjadi lebih tinggi. Karena itu perlu membatasi jumlah protein harian agar sesuai dengan kebutuhan tubuh.

 

2. Merusak otak dan fungsi hati

Akibat kelebihan protein juga bisa membuat kerusakan berbahaya pada organ otak, hati dan sistem syaraf. Hal ini terjadi ketika kita mengkonsumsi protein maka tubuh akan menghasilkan racun yang akan diproses oleh hati. Tapi jika konsumsi terlalu berlebihan maka bisa menyebabkan penumpukan racun dalam hati. Bahkan racun yang terlalu banyak juga akan merusak aliran darah dalam tubuh. Jika kerusakan terjadi secara terus menerus maka fungsi hati dan otak menjadi tidak seimbang.

 

3. Kerusakan pada ginjal

Fungsi ginjal adalah untuk menyaring semua jenis zat atau limbah yang dihasilkan oleh organ lain. Jika mengkonsumsi terlalu banyak protein maka ginjal akan bekerja lebih ekstra, maka jika kinerja ginjal terlalu diforsir akan mengalami kerusakan ginjal. Ada banyak jenis zat buangan protein seperti racun yang harus disaring oleh ginjal. Kondisi ini sering ditemukan pada orang yang sering mengkonsumsi protein hewani dalam jumlah yang tinggi.

 

4. Asam urat meningkat

Konsumsi protein dari sumber hewani memiliki resiko lebih tinggi terkena gejala asam urat tinggi. Hal ini terjadi karena protein dari hewan bisa menjadi sumber lemak dan meningkatkan jumlah kolesterol. Asam urat terpengaruh oleh jumlah kolesterol yang tinggi sehingga terlihat seperti penyakit komplikasi.

 

5. Dehidrasi

Bahaya kelebihan protein akan membuat tubuh melakukan kerja yang lebih berat terutama untuk pembangunan jaringan tubuh. Hal inilah yang menyebabkan konsumsi protein akan membuat tubuh membutuhkan air dalam jumlah yang banyak. Konsumsi protein tinggi tanpa disertai jumlah air mineral yang tepat akan menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan.