Apa Resikonya Jika Bayi Tidur di Ruangan Ber AC?

hrthrtyhr

Jalaon.com – Setiap orangtua tentu berharap bayi yang baru saja dilahirkan akan berada dalam kondisi kesehatan terbaik dan mendapatkan tumbuh kembang dengan cepat baik dalam hal fisik maupun otak.

Berbagai nutrisi terbaik pun diberikan pada bayi baik itu ASI eksklusif yang kemudian dilanjutkan dengan berbagai makanan pendamping yang sehat khusus untuk bayi setelah beberapa bulan.

Namun, terkadang masalah susah tidur dan kulit bayi yang mulai berbintik – bintik akibat dari keringat membuat orang tua pun tak tega melihatnya. Karena itu banyak orang tua memilih solusi untuk memasang AC diruangan tidur bayi dengan tujuan agar bayi merasa nyaman ketika tidur dan tidak berkeringat. Namun, hal tersebut tentu ada resikonya. Apa itu?

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Otago University, Selandia Baru menunjukkan bahwa anak yang tidur di kamar ber-AC akan membuatnya berisiko mengalami gangguan fungsi paru-paru atau pneumonia. Pneumonia itu sendiri ditandai dengan demam, batuk, dan disertai sesak napas. Penyebab pneumonia bisa bermacam-macam, salah satunya adalah kuman legionella pneumonia yang berasal dari AC sentral yang tidak dibersihkan.

Hal tersebut dikarenakan udara dari AC tidak dapat melakukan penukaran udara. Karena jika AC dinyalakan otomatis ruangan akan tertutup, hal itu yang menyebabkan udara hanya dapat berputar – putar diruangan tersebut selama AC masih menyala.

Lalu bagaimana solusinya, apakah sudah tidak boleh menidurkan anak diruangan ber AC? Tenang, anak masih boleh ditidurkan diruangan ber AC selama suhu AC tidak terlalu dingin. Usahakan jika terpaksa menggunakan AC, atur suhu tidak lebih kecil dari 27 derajat celcius. Selain itu, jangan arahkan AC langsung mengenai anak atau bayi anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here