Australia Hina Pancasila, Pemerintah Batalkan Beberapa Kerja Sama

pancagila
Image From : Indowarta

Jalaon.com – Adanya penghinaan yang dilakukan Australia tentang Pancasila kepada Indonesia,menuai boikot dan pembatalan kerja sama antara Indonesia dan Australia. Pasalnya,Australia menghina Pancasila menjadi Pancagila dan soal penghinaan ini Panglima TNI  Jenderal Gatoto Nurmanto langsung menanggapi dengan reaksi menangguhkan kerja sama militer dengan Australia Defence Force (ADF) akibat penghinaan yang dilakukan Australia.

Seperti dilansir dari indowarta yang dilakukan oleh Jenderal TNI tersebut menurut Guru Besar hukum internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana dinilai sangat tepat. Karena penghinaan tersebut sangat menghina bangsa Indonesia yang mengakui Pancasila sebagai pedoman hidup bagi bangsa Indonesia.
Sementara itu ADF sendiri sedang menyelidiki tentang yang diinformsikan pihak militer Indonesia tentang Australia Hina Pancasila. Militer Australia telah menghina lambang negara Indonesia dengan memepelesetkannya menjadi Pancagila.

Tak hanya sampai itu saja kasus Australia Hina Pancasila namun militer Australia juga menghina dengan membuat lima prinsip gila. Omongan tersebut terdengar ke telinga Jenderal TNI Indonesia saat ini dan langsung memerintahkan untuk memutus kerjasamanya.

Kasus Australia Hina Pancasila tersebut bermula saat pendiskreditan peran Sarwono Edhie dalam Gerakan 30 S/PKI. Selanjutnya peserta didik yang berada di pusat pasukan khusus Australia saat itu menulis terkait dengan masalah Papua. Kemudian yang terakhir tulisan Pancagila di ruang kepala sekolah yang dianggap melecehkan ideologi negara Indonesia.

Sementara itu Australia sendiri khususnya Menteri pertahanan Australia Senator Marise Payne menanggapi serius kasus tentang Australia Hina Pancasila ini. Payne juga akan mengutarakan akan mengembalikan kerjasama antara militer Australia dan Militer Indonesia.

Hasil investigasi yang dilakukan ADF nanti dalam mengusut kasus Australia Hina Pancasila ini akan menjadi penyelamat kerjasama yang terputus ini. Pemerintah sendiri mengatakan kalau lebih baik kehilangan satu personel militernya dari pada harus kehilangan hubungan baik dengan militer Indonesia. Dengan terjadinya kasus Australia Hina Pancasila ini pemerintah Indonesia berharap agar pemerintahan Australia lebih menjaga perkataannya. Dan tidak menghina atau melecehkan tokoh-tokoh indonesia ataupun ideologi seperti Pancasila.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here