Published On: Rab, Agu 10th, 2016

Bedanya Manfaat Menyusui Langsung Dengan Asi Perah

Di Indonesia, jumlah pekerja perempuan yang bekerja mencapai 40,74 juta jiwa. Sekitar 25 juta termasuk dalam usia reproduktif dengan kemungkinan mengalami proses kehamilan, persalinan dan menyusui di saat bekerja. Agar tetap bisa memberikan ASI eksklusif, Ibu yang bekerja ini ada yang mengambil suatu jalan tengah yaitu memberikan ASI dengan tidak langsung. Yaitu ASI dipompa dengan menggunakan pompa manual atau elektrik, ditampung dalam botol lalu disimpan di dalam pendingin untuk diberikan sewaktu-waktu saat dibutuhkan

Pertanyaan yang kemudian timbul, apakah ada perbedaan antara pemberian ASI secara langsung dan tidak langsung melalui pemompaan ke dalam botol?

“Menyusui tidak sama dengan (memberi) ASI perah walaupun itu adalah ASI-nya sendiri,” ujar Dr. Utami Roesli, SpA, MBA, IBCLC, FABM dari Sentra Laktasi Indonesia (SELASI), saat acara “Workshop Peningkatan Kualitas Menyusui Menuju Pembangunan Berkelanjutan” di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Rabu (10/8/2016).

Ia menambahkan, “ASI sebagai nutrisi mengandung mikrobiom (sel-sel hidup) yang bersifat proteksi atau melindungi tubuh dari berbagai risiko gangguan kesehatan.”

Ternyata menyusui dalam konteks sentuhan fisik secara langsung memiliki efek yang lebih dahsyat karena akan berdampak positif pada sifat kasih sayang, rasa percaya diri, ikatan batin, dan pengendalian emosi antara ibu dan bayi. Selain itu, ikatan batin ibu dengan anak yang membentuk empati maternal jauh lebih kuat.

Berbeda halnya dengan ASI perah dalam botol yang bibir bayi tidak bersentuhan langsung dengan puting Ibunya. Inilah kedahsyatan memberikan ASI dengan menyusui secara langsung.