Published On: Kam, Nov 24th, 2016

Begini Ancaman Sri Mulyani ke Pengacara, Notaris, dan Kurator Tak Ikut Tax Amnesty

dfwfa

Jalaon.com – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan pengacara, notaris dan kurator tidak mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty akan menerima konsekuensi. Demikianlah disampaikan Sri Mulyani Indrawati saat sosialisasi tax amnesty di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

“Apabila tidak ikut tax amnesty tiga tahun terhitung sejak amnesti berlaku, maka DJP apabila menemukan data terkait harta, maka akan dianggap tambahan penghasilan yang akan dikenakan PPh dengan tarif normal,” tegas Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengatakan, perbedaan tarif normal dan tarif tebusan tax amnesty ibarat bumi dan langit. Kata Sri Mulyani, jika WP ikut tax amnesty di periode II (Oktober-Desember 2016), tarif tebusan yang dipatok hanya 3 persen untuk deklarasi dalam negeri dan repatriasi, sedangkan deklarasi luar negeri 5 persen.

Sri Mulyani juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk dapat mempercayakan pembayaran pajak kepada negara. Karena tugasnya adalah mengelola APBN dengan kredibel dan baik, sehingga dapat mewujudkan cita – cita bangsa.

“Tugas kami ‎mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara kredibel dan baik. Percayalah pajak Anda untuk mencapai cita-cita Indonesia, jadi penting bagi kita,” tegas Sri Mulyani.