Begini Dampak Negatif Tidak Mandi Selama Dua Hari

Ini Bahaya Tidak Mandi Selama Dua Hari

Jalaon.com – Mandi sudah jadi rutinitas harian sulit terpisahkan. Biasanya seseorang bisa melakukan ‘kegiatan pembersihan tubuh’ dua kali sehari, yakni pagi dan sore. Terasa sangat aneh bila tidak mandi setidaknya sekali saja dalam satu hari. Tidak mandi seharian penuh hingga keesokan hari karena alasan tertentu mungkin masih diterima akal sehat. Tapi apa jadinya kalau enggak mandi sampai dua hari?

Memang benar dampak tidak mandi selama dua hari tidak mengancam keselamatan nyawa sendiri ataupun orang lain. Akan tetapi ada resiko tertentu perlu diwaspadai seperti dilansir laman Mirror, Jumat (07/10/2016). Apa itu? Berdasarkan pernyataan laman situs Twentytwowords, tidak mandi dua hari justru memancing pertumbuhan sekitar 1000 tipe bakteri dan 40 tipe jamur. Jadi, masih enggan mandi? Pikir lagi dua kali!

Ini Bahaya Tidak Mandi Selama Dua Hari
Ini Bahaya Tidak Mandi Selama Dua Hari

Semua bakteri serta jamur bisa hilang dari seluruh permukaan kulit tubuh dengan mandi dan pakai sabun. Jangan pernah berpikiran bahwa tubuh tetap bersih dan bebas ancaman bakteri meskipun tidak berkeringat. Perlu diketahui bahwa kotoran bisa datang dari mana saja, kemudian menempel langsung ke permukaan kulit dan terjadi kontak dengan bakteri.

Enggak mandi sama sekali mengakibatkan bakteri jahat semakin tumbuh merajalela alias tidak terkendali. Dampaknya tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebagai contoh kasus, jika tak sengaja menggosok mata dan menyentuh hidung (ngupil), maka besar kemungkinan jatuh sakit.

Kulit secara alami cenderung keluarkan minyak dan rasa asin sehingga memicu iritasi dan bermasalah jika nggak rutin mandi. Itulah dampak negatif bagi kesehatan, namun lebih parah lagi dampak negatif bagi kehidupan dan pergaulan sosial. Apakah itu?

Tidak mandi sehari saja sudah timbulkan aroma tak sedap, bagaimana jika tidak mandi selama dua hari? Seperti apa sih aroma ajaibnya? Percaya atau tidak, aroma tak sedap akibat belum mandi dua hari bukan berasal dari bau badan asli melainkan gas yang dikeluarkan bakteri. Kok bisa?

Pertumbuhan bakteri semakin tak terkendali mengakibatkan stok makanan turun drastis, pada akhirnya mereka memakan protein dan asam lemak. Gas hasil keluaran tubuh bakteri mengandung sekitar 30 bau busuk tidak enak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here