Published On: Ming, Jun 18th, 2017

BPOM Nyatakan 4 Mie Instan asal Korea Selatan Mengandung Babi

Jalaon.com – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mencabut izin edar beberapa makanan mie instan impor dari Korea Selatan karena telah ditemukan mengandung DNA babi.

Namun, perusahaan importir tidak mencantumkan keterangan di dalam kemasan bahwa mie instan tersebut mengandung DNA babi dimana sudah disediakan kotak berwarna merah yang melambangkan apabila mengandung babi.

Sementara itu, sesuai dengan aturan Kepala Badan POM Nomor 12 Tahun 2016 bahwa setiap produk makanan dan minuman dalam kemasan wajib menyebutkan bahwa produk tersebut mengandung bahan dasar dari babi.

Badan POM kemudian mengambil beberapa sampel mie instan yang diimpor dari Korea Selatan untuk dilakukan pengujian dan ternyata positif mengandung DNA babi.

“Badan POM telah melakukan pengambilan sampel dan pengujian terhadap beberapa produk mi instan asal Korea. Dari beberapa produk yang telah dilakukan pengujian terhadap parameter DNA spesifik babi, beberapa produk menunjukkan positif terdeteksi mengandung DNA babi,” kata BPOM dalam keterangannya.

Mengutip laman resmi BPOM, pihaknya telah meminta kepada pelaku importir mie instan untuk menarik kembali produk tersebut dari peredaran. Berikut ini daftar beberapa mie instan yang positif mengandung babi :

1. Samyang, mi instan U-dong dengan izin edar BPOM RI ML 231509497014, yang diimpor PT Koin Bumi

2. Nongshim, mi instan (Shim Ramyun Black) dengan izin edar BPOM RI ML 231509052014, yang diimpor PT Koin Bumi

3. Samyang, mi instan Rasa Kimchi dengan izin edar BPOM RI ML 231509448014, yang diimpor PT Koin Bumi

4. Ottogi, mi instan (Yeul Ramen) dengan izin edar BPOM RI ML 231509284014, yang diimpor PT Koin Bumi