Published On: Sen, Nov 7th, 2016

Bukti Carrick Jadi ‘Jimat Keberuntungan’ Manchester United

Jalaon.com – Jose Mourinho terus menelan pil pahit melihat kesialan menimpa Manchester United. Tampil inkonsisten di beberapa laga terakhir, baik Liga Inggris ataupun Liga Eropa 2016/17. Belum menemukan racikan pas seringkali dianggap penyebab utama buruknya performa para anak asuh. Jika tak mau terpuruk, pelatih asal Portugal itu harus cepat mencari ‘Jimat Keberuntungan’.

Pada laga lanjutan Liga Inggris, Minggu (6/11/2016), Mourinho tampaknya mulai mantap mempercayakan Michael Carrick sebagai jimat kemenangan. Hal itu terbukti usai Manchester United meraih kemenangan telak 3-1 atas Swansea City. Permainan lini tengah The Red Devils begitu kokoh dan solid.

Carrick Si Jimat Keberuntungan The Red Devils

Carrick Si Jimat Keberuntungan The Red Devils

Meski usia Carrick semakin menua, bukan berarti sentuhan magisnya hilang ditelan waktu. Kemenangan atas Swansea menorehkan catatan unik selama eks-timnas Inggris itu merumput di lapangan hijau di bawah komando Mourinho. Dilansir laman Metro Football, Senin (7/11/2016), total ia sudah melakoni lima laga dimana semuanya berakhir kemenangan dengan catatan 15 gol ke gawang lawan. Inilah bukti ‘jimat keberuntungan’ Carrick yang mulai dipercayai Mourinho.

MU bermain kacau ketika Carrick tidak sama sekali dilibatkan. Catatan unik soal peran gelandang bertahan itu membuat sejumlah fans pertanyakan keputusan Mourinho. Kenapa jarang diberi kesempatan tampil menghiasi lini tengah.

Berikut catatan penting ketika Carrick ikut bermain.

Main: 5 kali
Menang: 5 kali
Gol: 15

Berikut catatan penting saat Carrick tidak main.

Tidak main: 12 kali
Menang: 4 kali
Gol: 11

Selain sukses bawa kemenangan selama terus bermain, beberapa pengamat sepakbola menganggap Carrick sosok ideal untuk mengeluarkan permainan terbaik Paul Pogba. Pemain timnas Prancis itu telah mengoleksi empat gol yang semuanya lahir ketika main bareng sang veteran The Red Devils – meskipun satu gol lahir (saat lawan Leicester City) terjadi ketika Carrick diganti pemain cadangan.

Jika beberapa laga ke depan Jose Mourinho masih terus kesulitan mencari komposisi ideal, tampaknya sosok Carrick wajib dipasang menghiasi starting eleven secara permanen. Apabila terus meraih kemenangan usai penyertaan eks-akademi West Ham itu, mungkin memang benar sang pemain adalah jimat keberuntungan Manchester United versi Mourinho.