Published On: Sel, Agu 16th, 2016

Begini Cara Hindari Hukuman “Banned Permanen” Pokemon Go

Jalaon.com – Niantic akhirnya meng-update aplikasi Pokemon Go, sebuah kabar gembira bagi pemain yang menunggu kehadiran sejumlah fitur baru. Sayangnya ada sebuah fitur anyar yang memperketat sistem permainan, yakni hukuman banned seumur hidup bagi pemain yang ketahuan main curang (cheat).

Keputusan itu membuat pemain tak akan pernah bisa login ke akun miliknya. Akun diberhentikan secara permanen jika ketahuan memakai software cheat yang coba membobol atau mengelabui sistem permainan. Tentu semua usaha dan waktu untuk mengoleksi beragam jenis Pokemon jadi terbuang sia-sia.

Hukuman larangan main seumur hidup juga berlaku untuk pemain yang mengelabui sistem GPS sehingga berada di lokasi bukan sebenarnya. Peraturan baru lebih ketat memaksa pemain tidak boleh menipu lokasi GPS, memakai game emulator tipe apapun, memodifikasi atau memasang aplikasi tak resmi dan mengakses klien Pokemon GO via jalur ilegal.

Pemain dilarang memakai aplikasi pihak ketiga seperti Pokevision atau sejenisnya. Jika tertangkap tangan memakainya, maka pihak Niantic langsung beri hukuman banned permanen.

“Pemberian hukuman banned seumur hidup untuk menciptakan suasana permainan yang adil, menyenangkan dan logis bagi semua pemain,” ucap perwakilan Niantic seperti dilansir dari laman telegraph.co.uk (16/08/2016).

Beberapa pihak sengaja menciptakan aplikasi untuk mengelabui hukuman tersebut, namun belum diketahui apakah berhasil atau justru memperburuk keadaan yang membuat pemain terancam “penalti” lebih serius berupa penutupan akun seumur hidup.

Jangan sedih atau terpukul bila ketahuan curang atau cheat. Pemain boleh mengajukan banding lalu menjelaskan alasan tertulis via formulir aduan. Niantic justru enggan menanggapi dan melarang pemain mengajukan banding via social media karena alasan privasi.

Jika tak mau kena hukuman banned seumur hidup, ada tiga poin penting yang harus dijauhi pemain Pokemon Go.

1. Sengaja memakai software pihak ketiga untuk berburu Pokemon.

2. Mengelabui GPS dalam sistem permainan yang membuat pemain berada di lokasi bukan sebenarnya.

3. Sengaja memakai game emulator untuk memainkan Pokemon Go di perangkat selain Smartphone dan Tablet. Artinya, pemain tidak diperbolehkan login di PC atau laptop.