Published On: Rab, Nov 9th, 2016

Cara Menghadapi Masa Pensiun dengan Tenang dan Nyaman

khjj

Jalaon.com – Setiap orang akan melewati suatu masa dimana ia sudah tidak dapat produktif lagi untuk melakukan sebuah pekerjaan, yaitu masa pensiun. Seringkali masa – masa ini yang sudah dibayangkan oleh masyarakat sejak dini, bagaimana kah keadaan saya ketika masa pensiun nanti datang? itulah seringkali pertanyaan yang dilontarkan kepada diri sendiri.

Survei yang dilakukan Fidelity Investments terhadap sejumlah penduduk di Amerika Serikat mendapati bahwa sebagian besar penduduk AS menghadapi risiko tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya saat pensiun akibat tidak menabung semasa bekerja.

Lantas, bagaimana caranya agar dapat memasuki dan menghadapi masa pensiun dengan tenang, nyaman dan kebutuhan tetap dapat terpenuhi dengan baik? berikut ini adalah 3 cara menghadap masa pensiun dengan  tenang dan nyaman yang bisa anda terapkan mulai saat ini.

 

1. Buatlah perencanaan

Jika Anda berada di usia 20-an dan 30-an, pensiun mungkin masih jauh dari pikiran, padahal pada waktu inilah sebaiknya Anda sudah bisa mulai perencanaan.

Saat masih memiliki pekerjaan, untuk apa saja uang gaji yang Anda dapatkan dari pekerjaan? Untuk bayar sewa rumah, listrik dan tagihan lainnya? jika iya, apakah ada uang tersisa dari gaji tersebut? Jika ada, apakah ada kesempatan melakukan sesuatu dengan uang tersebut?Jika masih ada sisa untuk kebutuhan yang harus terpenuhi, sisihkanlah mulai saat ini dengan berinvestasi.

 

2. Jaga kesehatan

Fisik tak hanya menunajang karir Anda saat masa bekerja, tapi fisik juga merupakan bagian yang penting saat Anda pensiun. Bahkan fisik yang sehat pun sangat dianjurkan agar saat pensiun Anda masih bisa tetap beraktivitas yang Anda sukai, hal ini bisa mencegah Anda dari kejenuhan saat aktivitas bekerja Anda perlahan mulai menurun.

 

3. Sisihkan kenaikan gaji

Kenaikan gaji bisa menambah ruang dalam anggaran sehari-hari. Apabila kebutuhan sehari-hari sudah cukup terpenuhi dari rasio gaji yang lama, maka angka selisih gaji baru bisa dialokasikan untuk menambah dana persiapan pensiun di bank.

“Cobalah untuk tidak menambah pengeluaran untuk memenuhi gaya hidup apabila mendapat kenaikan gaji,” kata Executive Vice President Fidelity Investments, John Sweeney.