Daftar Negara Yang Dahului Indonesia Beri Nama Jalan Soekarno

Jalaon.com – Pernahkah anda menyadari jika di Indonesia tidak ada nama Jalan Soekarno? Justru nama Soekarno Hatta diabadikan menjadi Stadion dan bandara saja di Indonesia. Tapi,beberapa negara berikut mengabadikan nama Bung Karno sebagai bentuk hormat kepada Founding Father Ini. Dimana saja nama Jalan Soekarno?

Soekarno menjadi nama Jalan di beberapa negara berikut dan juga tidak disandingkan dengan Hatta. Mengapa? Karena gaya kepempimpinan Bung Karno yang mendunia dan menarik perhatian publik Internasional serta peran aktif di dunia Internasional menyorot Bung Karno Menjadi Presiden RI yang membanggakan. Mereka sengaja membuat jalan bernama Soekarno untuk mengenangnya. Ya, kami sudah rangkum beberapa Daftar Negara Yang Dahului Indonesia Beri Nama Jalan Soekarno yang kami kutip dari Merdeka.com. Berikut informasinya.

1. Mesir
Pribadi Soekarno begitu membekas di hati Presiden Mesir kala itu Gamal Abdul Naseer. Puncaknya ketika Konferensi Asia Afrika, keduanya semakin dekat. Berkat aktifnyaSoekarno dalam lembaga perdamaian ini, nama Soekarno pun dibubuhkan untuk jalan di Mesir.Â

Letaknya bersebelahan dengan Jalan Sudan, Daerah Kit-Kat Agouza Geiza. Uniknya, nama jalan ini menjadi Ahmed Soekarno. Tujuannya tak lain, untuk membuktikan bahwa Presiden pertama Indonesia ini beragama Islam.

2. Maroko
Berkat peran aktifnya di Konferensi Asia Afrika, lagi-lagi Soekarno mendapatkan penghargaan dari tanah Afrika. Selain Mesir, Maroko juga menjadi negara yang mengabadikan nama Soekarno menjadi jalan di Rabat, Maroko.

Bahkan jalan ini langsung diresmikan sendiri oleh Soekarno bersama dengan Raja Muhammad V pada 2 Mei 1960. Semula jalan ini bernama Sharia Al-Rais Ahmed Soekarnonamun sekarang dikenal dengan Rue Sukarno.

3. Rusia
Umat muslim di Rusia patut berterima kasih pada Soekarno. Karena berkat pembicaraan Soekarno dengan Presiden Nikita Kruschev, gudang senjata di St Petersburgh kembali ke fungsi awalnya yakni masjid.

Hal ini tentu bukan kebetulan, Soekarno yang kala itu mengunjungi St. Petersburgh melihat masjid biru di St. Petersburgh telah berubah fungsi menjadi gudang senjata. Prihatin, Soekarno pun lantas membicarakan masalah ini ditengah pembicaraan bilateral dengan Rusia.

Tak disangka kabar gembira pun menghampiri Soekarno, meski saat itu berstatus sebagai negara komunis nyatanya Rusia pun memperhatikan saran Soekarno dan mengembalikan fungsi tempat ini menjadi masjid.

4. Pakistan
Hubungan Pakistan dan Indonesia amat dekat saat Orde Lama. Saat itu Soekarno berjasa pada Pakistan dengan mengirimkan TNI untuk membantu pengamanan Pakistan saat berperang melawan India.

Sebaliknya, pada saat konfrontasi militer Indonesia-Belanda, dikomandoi Quaid Azzam Ali Jinnah, tentara Pakistan mampu menahan pesawat Belanda yang saat itu singgah di Pakistan.

Berkat peristiwa-peristiwa tersebut,Pakistan pun mengabadikan nama Soekarno di dua tempat penting di Pakistan yakni Soekarno Square Khyber Bazar di Peshawar, dan Soekarno Bazar, di Lahore.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here