Published On: Ming, Mei 7th, 2017

Daging Kerbau Import Menjadi Penyebab Kerugian Pedagang Daging Sapi

d

Jalaon.com – Pendistribusian daging kerbau yang diimport dari India oleh Bulog dituding menjadi penyebab penurunan penjualan para pedagang daging sapi segar di pasar.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pedagang daging sapi potong di Pasar Kramat Jati, Jakarta Selatan, Zakaria yang tidak dapat menjual daging sebanyak sebelum daging kerbau diedarkan di pasar.

“Biasanya satu ekor habis, sekarang separuhnya enggak ada,” kata Zakaria, di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Minggu (7/5/2017).

Zakaria mengaku kalah saing dengan daging kerbau yang harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan daging sapi segar. Ia pun mengaku tak bisa berbuat banyak untuk menurunkan harga daging sapi, lantaran harga jual dari pejagal sudah cukup tinggi.

“Sebenarnya meringankan rakyat, cuma jangan dijual di pasar, tapi di kelurahan, di kecamatan. Kalau di pasar kasihan pedagang kayak saya. Kami enggak bisa menurunkan harga, dari jagal juga sudah mahal,” lanjutnya.

Daging kerbau beku diimport dari India oleh pemerintah adalah bertujuan untuk meringankan rakyat kecil yang tidak mampu membeli daging sapi segar, namun hal ini justru menjadi sebuah kerugian bagi para pedagang daging sapi segar dipasar.