Published On: Jum, Sep 23rd, 2016

Dana Repatriasi Sebesar Rp 1,2 Triliun dari Singapura Balik ke RI

tac

Jalaon.comOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, warga negara Indonesia yang melakukan repatriasi dalam rangka tax amnesty atau pengampunan pajak mencapai Rp 1,2 triliun dan tebusannya Rp 2 triliun dalam sepekan. Dana repatriasi tersebut berasal dari Singapura.

Ketua Dewan Komisaris FSA Muliaman D Hadad mengatakan, amnesti pajak yang tinggi untuk pemulangan antusiasme masyarakat terus meningkat.

“Minggu lalu peningkatan besar, baik tebusan atau repatriasi. Ransom minggu meningkat hampir meningkat sebesar Rp 2 triliun, repatriasi hampir Rp 1,2 triliun,” jelas Muliaman, saat ditemui di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (23/9 /2016).

Raihan dana repatriasi dan tebusan tersebut, menurut Muliaman tidak lepas dari kerjasama yang dibangun antara OJK dengan perbankan Singapura yang terus menyosialisasikan tax amnesty di sana. Selain itu Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak juga aktif melakukan sosialisasi di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura.

“Intinya terus kita dorong sosialisasi terutama otoritas di sana. Kebetulan Ditjen Pajak sudah buka cabang di KBRI di Singapura. Saya sudah melakukan sosialisasi ke Singapura. Antusiasme besar, banyak pertanyaan teknis memang, tapi sudah dijawab DJP,” tambahnya.

Kabar yang menyebutkan bank-bank di Singapura melaporkan nasabah Indonesia lantas tak menyurutkan WNI untuk ikut tax amnesty. OJK sendiri telah melakukan pemanggilan terhadap bank – bank yang terafiliasi dengan bank Singapura.

“Menurut saya dengan antusiasme terus ada kalangan WNI yang ada di Singapura kita duga angkanya akan semakin meningkat,” tutup Muliaman.