Published On: Sel, Agu 1st, 2017

Demi Tanamkan Kembali Nilai Pancasila, Wiranto Bentuk Formula Bela Negara

Jalaon.com – Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto sangat menyayangkan dengan kondisi masyarakat saat ini yang kerap menghujat pemerintahan sendiri, ia pun mengimbau kepada seluruh warga negara Indonesia agar menegakkan kembali nilai – nilai pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dalam diri.

“Nilai-nilai bangsa Pancasila, NKRI, UUD 1945, Bineka Tunggal Ika ini mulai merosot lagi,” kata Wiranto di Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (1/8/2017).

Karenanya, pemerintah saat ini membentuk formulasi bela negara yang diharapkan agar bisa menumbuhkan kembali semangat Pancasila, NKRI dan UUD 1945.

“Saya galakan lagi melakukan bela negara. Kita wajib introspeksi dan jangan terus menghujat pemerintah sendiri,” lanjut Wiranto.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan bahwa konsep dari bela negara tersebut tidak akan dibentuk seperti pendidikan di wajib militer, melainkan dengan menanamkan kembali nilai – nilai kebangsaan dan kebanggaan terhadap negara.

“Kita pendekatannya tidak seperti wajib militer. Bela negara itu membangun rasa kebanggaan terhadap negaranya. Jadi ini membuat ada dalam dirinya sebagai bentuk ketahanan,” kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 26 Juli 2017.

Pramono juga menjelaskan bahwa penanaman pancasila tidak hanya berhenti kepada formulasi bela negara saja melainkan akan terus di sosialisasikan dengan tetap mengikuti perkembangan zaman hingga merata keseluruh lapisan masyarakat.

“Kekinian itu dalam arti mengikuti perkembangan zaman tidak dogmatis, dan menyentuh seluruh kehidupan masyarakat dan dilakukan secara masif sampai dengan tingkat masyarakat,” tegas Pramono.