Published On: Jum, Jul 14th, 2017

Demi Tingkatkan RAPBN, Menkeu Minta Ditjen Pajak Tingkatkan Target Rp 20 Triliun

Jalaon.com – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati telah mengapresiasi atas pencapaian dari Ditjen Pajak pada  semester I tahun 2017, namun Sri Mulyani memintanya untuk menaikkan penerimaan pajak sebesar Rp 20 triliun.

Sri Mulyani berharap dengan meningkatkan target penerimaan pajak dapat membantu untuk menutupi kekurangan penerimaan pajak yang diperkirakan sebesar Rp 50 triliun di (RAPBN-P) 2017.

“Berdasarkan laporan realisasi semester I-2017, penerimaan pajak cukup positif. Kami menargetkan kepada Ditjen Pajak untuk menaikkan lagi targetnya sebesar Rp 20 triliun,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (14/7/2017).

“Jadi dalam hal ini harus ada kenaikan extra effort lagi Rp 20 triliun,” sambungnya.

Selain itu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga menargetkan untuk meningkatkan penerimaan pendapatan negara dari sektor minyak dan gas yang mengacu pada penyesuaian parameter gas sebesar Rp 1.93 triliun agar dapat mencapai pendapatan negara yang telah ditargetkan pada tahun ini yaitu sebesar Rp 21,93.

“Jadi postur APBN-P yang dirancang dengan defisit 2,67 persen dari PDB, dengan peningkatan Rp 21,93 triliun, maka target penerimaan perpajakan di postur sementara APBN-P 2017 menjadi Rp 1.472 triliun atau naik dari sebelumnya sebesar Rp 1.450 triliun,”jelas Sri Mulyani.

Sementara itu, permintaan Sri Mulyani mendapatkan respon yang baik dari Direktur Jenderal Pajak, Ken dan juga para jajaran dibawahnya untuk menyambut kenaikan target.

“Rp 20 triliun dari extra effort Pak Ken (Dirjen Pajak) dan timnya. Sesudah disisir per Kanwil, mereka bisa menjanjikan kenaikan Rp 20 triliun. Kanwil-kanwil tertentu bilang mereka bisa, tapi sesudah dihitung kembali dari risiko sebelumnya dilihat mereka bisa meningkatkan penerimaan yang targetnya Rp 20 triliun,” paparnya.