Published On: Kam, Nov 10th, 2016

Diperiksa Bareskrim, Buni Yani Bawa Bukti Pendukung

cng

Jalaon.com – Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim) sampai saat ini masih mendalami kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan gubernur non-aktif DKI Jakarta, Ahok. Hari ini penyidik juga memanggil Buni Yani sebagai saksi. Buni Yani mengaku sangat siap untuk dilakukannya pemeriksaan. Buni Yani hadir sekitar pukul 09.20 WIB di Gedung Bareskrim. “Siap, siap, sangat siap,” kata Buni di Gedung Bareskrim, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Buni Yani juga sudah membawa handphone yang terdapat video pidato Ahok di kepulauan seribu untuk dijadikan bukti pendukung jika polisi membutuhkan.

Aldwin selaku pengacara Buni mengungkapkan dalam kesempatan sebelumnya bahwa Buni tidak pernah menyunting video pidato Ahok di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Dia mengklaim hanya mengunggah ulang video berdurasi 31 detik tersebut.

“Ya harus, sebagai warga negara yang baik, kalau dimintai keterangan atau konfirmasi sebagai saksi harus, kita akan dampingi,” kata Aldwin.

Sementara itu menurut Aldwin, Buni diperiksa karena namanya sangat sering disebut oleh para saksi yang sudah diperiksa polisi. Termasuk Ahok.

“Jadi Bareskrim Mabes Polri ingin meminta kita untuk memberikan informasi. Karena namanya disebut-sebut di pemeriksaan sebelumnya oleh beberapa saksi, termasuk Pak Ahok,” jelas Aldwin.

Komjen Ari menjelaskan bahwa dalam tindakan pemeriksaan kepada Buni Yani pada hari ini adalah untuk mengklarifikasi terkait kebenaran pengunggahan video pidato Ahok yang dilakukan oleh Buni.

“Nanti ditanya itu benar nggak apa yang dia putarkan dari video itu, dapat dari mana, yang disampaikan seperti apa, caranya seperti apa,” jelasnya kepada wartawan di Auditorium STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2016).