Disperindag Sidak Produsen “Jessica Coffemix” Karena Tak Ada Izin

Jalaon.com – Kasus Jessica dengan tuduhan pembunuhan Mirna Salihin sampai saat ini masih menjadi perbincangan publik, hingga akhirnya menginspirasi produsen kopi asal Surabaya, Jawa Timur untuk meracik kopi dan diberi label Jessica Coffemix.

Namun, tak disangka ide kreatif tersebut justru berujung kasus yang disidak oleh Disperindag, lantaran tak memiliki izin nama dagang.

Kopi tersebut dijual online oleh produsen seharga Rp. 15.000 / bungkus. Maksud hati agar kopinya mudah terkenal dan laris, produsen pun memajang gambar Jessica Kumala Wongso pada label bungkusnya.

Produsen, Haris G. Bastian mengungkap kalau awalnya ia menjual kopi racikannya tersebut ke toko – toko tradisional, namun ia putus asa karena tidak laku sama sekali. Sampai akhirnya ia mencoba menjualnya di Facebook, tak disangka ternyata laku keras.

Selang kurang lebih satu bulan, produk kopi Jessica Coffemix ini mampu mencuri perhatian warga surabaya, hingga akhirnya diketahui oleh pihak Disperindag. Lantaran menurut Disperindag kopi yang dijual Haris tersebut tidak sesuai dengan prosedur, akhirnya Disperindag lakukan sidak kepada produsen yang tinggal di Jln. Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya pada Rabu pagi.

Karena tidak ingin memperpanjang masalah, akhirnya Haris selaku produsen pun memilih untuk menghentikan produksi kopinya dan berhenti menjualnya sekaligus meminta maaf kepada pihak Disperindag.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here