Published On: Sen, Nov 7th, 2016

Dituduh Bajak Sebuah Game, Nenek 86 Tahun Ini Dikenakan Denda 48 Juta

gjfjd

Jalaon.com – Aksi pembajakan game memang sudah menjadi momok menakutkan bagi para developer game. Oleh karena itu, wajar saja jika banyak developer dan juga publisher game yang menindak tegas para pembajak tersebut karena dianggap sangat merugikan.

Namun apa yang terlintas di pikiran kamu ketika mendengar orang yang membajak game adalah orang yang sudah lanjut usia? Hal tersebut benar-benar terjadi di Ontario, Kanada.

Nenek tersebut adalah Christine McMillan, nenek berumur 86 tahun yang disebut telah menerima email yang mengklaim bahwa dirinya telah membajak sebuah game yang berjudul Metro 2033. Di email tersebut, ia diminta membayar denda sebesar CA$5,000 atau setara dengan sekitar Rp 48 juta.

Seperti yang dilansir dari laman Go Public, Minggu (6/11/2016), McMillan mengatakan bahwa ia sangat kaget saat menerima kabar tersebut. Padahal, menurut ingatan dia selama ini ia belum pernah mendengar game tersebut.

“Saya cukup terkejut. Saya berumur 86 tahun. Tidak ada orang yang memiliki akses ke komputer saya selain saya. Kenapa saya mengunduh sebuah game perang?” jelas Millan.

Namun karena kejadian ini dianggap sebuah kekeliruan, maka peristiwa ini kembali menyoroti kepada peraturan hak cipta yang sudah diperkenalkan kepada publik tahun lalu di Kanada.

Sementara itu, ada seorang ahli yang berpendapat bahwa telah ada oknum yang bertempat tinggal di gedung yang sama dengan nenek Millan telah membajak akses jaringannya. Sehingga oknum tersebut yang melakukan pembajakan game tersebut tanpa sepengetahuan Christine Millan.