Published On: Sen, Apr 3rd, 2017

Ericsson : Tahun 2022 akan Ada 550 Juta Pengguna Layanan 5G di Indonesia

d

Jalaon.comEricsson telah menggelar demo perkenalan 5G pertama kali di Indonesia yang dilangsungkan di Jakarta, Senin (3/4/2017). Perusahaan teknologi telepon seluler asal Swedia ini memprekdiksikan bahwa akan ada ratusan juta pengguna layanan 5G  di Indonesia pada tahun 2022 mendatang.

Hal ini seperti yang diungkapkan langsung oleh Presiden Direktur Ericsson Indonesia dan Timor Leste Thomas Jul saat acara demo 5G berlangsung.

“Pada 2022 kami memproyeksikan ada 550 juta pendaftar yang memakai layanan 5G. Namun sebenarnya, teknologi ini sekarang sudah berkembang dengan 4G sebagai dasarnya,” ujar Presiden Direktur Ericsson Indonesia dan Timor Leste Thomas Jul saat demo 5G dari Ericsson di Jakarta, Senin (3/4/2017).

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara turut menyaksikan demo yang digelar oleh Ericsson tersebut, dan ia menilai bahwa teknologi 5G ini akan dapat berkembang di Indonesia. Namun, hal ini juga harus disesuaikan dengan model bisnis yang akan dijalankan bersama perusahaan operator.

Ia tidak memungkiri bahwa biaya yang akan dikeluarkan oleh perusahaan operator yang mengadopsi layanan 5G ini nantinya akan cukup besar. oleh karena itu, perlu dilakukannya konsolidasi dengan pihak perusahaan operator.

“Hal ini sejalan dengan harapan saya pada 2020 hanya ada 3 atau 4 operator. Dengan demikian, industri telekomunikasi dapat lebih efisien sejalan dengan biaya yang dikeluarkan sehingga skala ekonominya bisa meningkat,” ungkap Rudiantara.