FATF Ancam Blacklist Indonesia Karena Program Tax Amnesty

d

Jalaon.com – Bulan Maret 2017 ini adalah akhir perjuangan dari pemerintah untuk mensosialisasikan program pengampunan pajak atau tax amnesty kepada WNI yang memiliki aset di luar negeri.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengatakan bahwa Financial Action Task Force (FATF) on Money Laundering sempat mengancam Indonesia masuk kedalam daftar hitam karena dinilai telah menyimpang dari peraturan yang dibuat oleh FATF karena program tax amnesty. Selain itu, Indonesia juga masuk kedalam anggota FATF.

Agus mengatakan bahwa jika Indonesia benar – benar akan dimasukkan ke dalam daftar hitam, maka perekonomian Indonesia pun akan terancam mengalami kesulitan.

“‎Ancaman Indonesia 2016-2017 saat itu kita dianggap tidak sesuai kebijakan anti money laundering dan akan dimasukkan ke dalam daftar hitam, kalau itu direalisasikan maka ekonomi kita semakin sulit,” ucap Agus di Kementerian Luar Negeri Jakarta, Jumat (3/3/2017).

Namun kabar baiknya hal tersebut tidak terealisasikan karena bantuan dari pihak Kementerian Luar Negeri melalui para diplomat yang berada di luar negeri berhasil meluruskan terkait tujuan dari diadakannya program tax amnesty tersebut.

Agus pun merasa lega karena hal ini berhasil diluruskan, sehingga Indonesia tidak akan dimasukkan kedalam catatan hitam oleh FATF.

“Saya tidak bisa membayangkan Indonesia sedang reformasi sektor keuangan, kemudian kita dianggap negara yang tidak kooperatif, malah dimasukkan catatan hitam dunia. Untung bisa diluruskan,” dia menandaskan. (Yas/nrm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here