Published On: Sen, Jun 12th, 2017

Gadget Menjadi Sebab Anak Sulit Bereksplorasi Ketika Dewasa

Jalaon.com – Banyak dari para orang tua pada saat ini yang memberikan gadget kepada anak di usia yang masih sangat dini, tujuannya adalah memfasilitasi anak dan juga agar anak tidak merengek dan diam.

Mungkin bagi para orang tua ini adalah cara yang baik untuk menenangkan anak, namun dampak buruknya adalah kepada si anak sendiri yang bisa menyebabkannya terlambat bicara.

Ririn Chaerul Jannah salah satu terapis di AMG Clinic, Jakarta mengatakan bahwa mayoritas anak – anak yang melakukan terapi di tempat ia bekerja adalah mayoritas sudah diberikan gadget oleh orang tuanya di usia yang masih sangat dini. Akibatnya adalah anak terlambat bicara walaupun usianya sudah menginjak dua sampai tiga tahun.

“Biasanya, orangtua yang punya kebiasaan memberikan anak-anaknya gadget akan terlihat saat wawancara dengan terapis. Anak juga ikut serta sewaktu pemeriksaan. Jadi, ketika si anak menangis dan tidak betah, orangtua akan memberikan gawai. Nah, dari situ, kami (terapis) di sini mulai bereksplorasi soal pengguanaan gadget,” kata Ririn, Rabu, 17 Mei 2017.

Ririn juga mengatakan dampak buruk pemberian gadget kepada anak, ia menilai bahwa jika anak dewasa kelak akan mengalami keterlambatan dalam bereksplorasi.

“Kalau anak–yang sedang dalam tahap tumbuh kembang–disuruh diam, ya tidak mungkin bisa diam. Kelak, mereka tidak bisa mengeksplorasi apa yang ada di lingkungan mereka,” jelas Ririn.