Gadis Ini Beberkan Dampak Negatif Aplikasi Edit Foto

Foto Megan Crabbe: Sebelum & Sesudah

Jalaon.com – Megan Jayne Crabbe (23) dari Essex, Inggris, akhirnya sembuh total dari anoreksia. Usai bertahun-tahun melawan penyakit gangguan makan, ia pun semangat menceritakan semua pengalaman pribadinya via situs bodyposipanda.com. Ia berharap dapat memusnahkan pandangan negatif wanita soal bentuk tubuh sempurna seperti dilansir dari Metro, Jumat (26/08/2016).

Selama ini Megan lantang menyuarakan “standar kecantikan wanita” yang sering diekspos berlebihan secara tak wajar oleh sejumlah media. Ia mengkritik keras semua foto atau gambar manipulatif yang memamerkan sosok wanita ideal pada sejumlah iklan, dan kini mulai menghiasi sosial media.

Melalui akun sosial media, Megan mengkritik keras sejumlah aplikasi edit foto yang menjanjikan bentuk tubuh sempurna dalam sekejap mata. Menurutnya semua itu punya potensi sangat berbahaya.

“Hanya beberapa menit mengutak-atik aplikasi, saya bisa dapatkan tubuh ideal seperti model dalam sebuah majalah atau layar TV. Bentuk tubuh sempurna yang didambakan semua wanita,” ungkapnya.

“Kehadiran aplikasi ini membuatku jijik. Beberapa orang mungkin tidak menganggapnya serius. Saya malah melihatnya seperti lebih banyak kebohongan, manipulasi dan teguran yang mengubah pandangan kita untuk agresif mengejar ‘kesempurnaan’.

Ia berpendapat bahwa wanita tidak perlu mengejar kesempurnaan palsu karena semua orang itu sempurna apa adanya. Ratusan follower setuju dengan pendapat Megan di sosial media, bahkan mereka menuntut adanya regulasi khusus kepada aplikasi yang dapat mengubah foto secara ekstrim.

“Kehadiran aplikasi tersebut sangat menjijikkan. Kita harusnya bikin petisi di change.org untuk memusnahkan mereka,” saran seorang follower.

Megan rajin posting foto tanpa edit di Instagram dan tuai banyak pujian. “Kamu jauh lebih cantik tanpa aplikasi edit. Menyeramkan sekali sebuah foto dimanipulsasi dan menjual kepalsuan,” tulis seorang follower.

Ini bukan pertama kali Megan menyinggung keberadaan aplikasi edit foto. Sebelumnya ia mengkritik keras aplikasi yang dapat memperbaiki wajah dalam sekejap mata. “Saya nggak percaya semua hal sekitar kita harus di-edit biar tampak cantik. Persetan dengan kecantikan sempurna, kita semua jauh lebih baik dari itu,” tulisnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here