Published On: Jum, Jan 13th, 2017

Gaji Rp 13 Juta, Wanita Ini Tinggal 8 Tahun Di Bandara

bandara

Jalaon.com – Bandara, terutama bandara internasional, memang dibuat sedemikian nyaman bagi para penumpang. Bandara tersebut dilengkapi oleh fasilitas-fasilitas seperti toilet, restoran, dan internet nirkabel (wireless fidelity/Wi-Fi).

Namun, tak jarang fasilitas ini digunakan oleh orang-orang untuk menjadikan bandara sebagai “ rumahnya”. Salah satunya penggunanya adalah Lianhe Wanbao.

Wanita ini tinggal di Bandara Changi selama delapan tahun.Dilansir dari Dream, Kamis 12 Januari 2017, kejadian ini bermula ketika Wanbao menyewa apartemen berkamar tiga di Tampines, Singapura, sekitar tahun 2008. Namun nasibya berubah saat krisis keuangan melanda.Wanbao mengalami masalah keuangan dan putus asa.

Awalnya, wanita berusia 50 tahun ini berniat hanya menginap di Bandara Changi selama beberapa malam. Tapi, dia keterusan menginap di Bandara Changi selama delapan tahun.

Sehari-hari Wanbao pun membawa satu troli belanja yang berisi pakaian, toiletries, makanan, dan kebutuhan sehari-hari. Kesehariannya, Wanbao makan di restoran di bandara dan tinggal lebih nyaman karena ada supermarket, showers, AC, dan Wi-Fi gratis.

Padahal, Wanbao ini punya pemasukan sebesar US$1000 (Rp13,31 juta) dari rental apartemennya. ternyata, selama ini Wanbao menyewakan apartemen tiga kamarnya kepada orang lain.

Itu menandakan wanita ini tidak dalam kesulitan finansial. Walaupun begitu, dia tetap berharap punya hunian sendiri. “ Saya ingin menjual apartemen saya dan mengajukan pembelian untuk yang lebih kecil, yaitu dua kamar supaya hidup saya lebih mudah,” kata dia.

Changi Airport Group akan bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan Pembangunan Keluarga Singapura untuk mengatasi masalah tunawisma ini. tujuannya untuk mencarikan jalan terbaik bagi mereka yang bermalam di Bandara Changi.