Geevv, Mesin Pencari Karya Anak Bangsa Yang Keren

geevv

Jalaon.com – Bagi beberapa orang pasti sudah tidak asing lagi bukan dengan Google mesin pencari terbesar raksasa di dunia? Pernahkah mendengar search engine Geev? Geev sendiri merupakan salah satu mesin pencari yang mengajak penggunanya untuk menjadi aktivis sosial. Geev sendiri dibuat oleh mahasiswi Universitas Indonesia (UI) yang bernama Azka Slimi.

Dilansir dari CNN jika Azka yang sering mengikuti seminar mengenai start up ini melihat potensi yang sangat besar dari teknologi yang bernama mesin pencari. Azka sendiri tahu jika potensi dari mesin pencari dapat dikembangkan dan sedemikian luas dan ia juga ingin menyalurkan minatnya terhadap isu sosial.

“Kegiatan browsing sudah jadi keseharian. Bahkan sudah bisa dibilang jadi bagian dari gaya hidup. Terlebih di Indonesia sendiri,ungkap Azka.

Dengan menggandeng seorang rekan, akhirnya lahir sebuah gagasan untuk menciptakan mesin pencari yang bernama Geevv pada Agustus 2016 kemarin. Selang sebulan mesin pencari Geev ini mulai beroperasi. Geev sendiri adalah mesin pencari yang teknisnya tidak jauh dari google.  Geev sendiri merupakan social search engine. Setiap satu pencarian hasil,pengguna mendapatkan Rp 10 sebagai saldo di donasi mereka.

Uang donasi pengguna juga dapat terlihat di pojok kanan atas situs pencarian, lalu Azka menjelaskan jika jumlah uang tersebut berasal dari pendapatan yang masuk dari iklan. “Cara penghitungannya adalah jumlah rata-rata iklan dibagi hasil pencarian. Sejauh ini,total donasi yang didapatkan 318.680 bulan November ini.

Terus terang Azka mengatakan jika tujuan Geev juga ingin meraup keuntungan. Untuk itu tim mengupayakan pengembangan program-program produk monetisasi yang lain. Azka berharap juga bisa memperoleh dua persen dari market share mesin pencari di Indonesia. Ia menargetkan dalam dua tahun jumlah tersebut dapat dicapai. Tentunya,memang itu bukan hal yang mudah mengingat Geev harus bersaing dengan raksasa search engine Google.

Oleh karena itu Azka berharap adanya dukungan  dari pemerintah. Karena beberapa negara memberikan perlindungan dan kepercayaan melalui kebijakan kegiatan mesin pencari lokal di negaranya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here