Published On: Sab, Okt 22nd, 2016

Gerrard Sebut Syarat Utama Jadi Kapten Liverpool

Jalaon.com – Tidak gampang mengemban tugas sebagai kapten Liverpool. Itu disampaikan langsung Steven Gerrard yang pernah rasakan beban mental luar biasa saat memimpin skuat The Reds di atas lapangan. Dilansir laman FootballNews, Sabtu (22/10/2016), sang legenda Anfield mengambil ban kapten dari lengan Sami Hyypia pada 2003 saat menginjak usia 23 tahun.

Gerrard adalah kapten terlama Liverpool selama 12 tahun. Meski selama menjabat tak pernah menghadiahkan gelar juara Liga Inggris tetapi ia berhasil bawa The Reds mencicipi FA Cup, League Cup, Community Shield, UEFA Cup, UEFA Super Cup dan kenangan paling manis Champions League di tahun 2005.

Ternyata Ini Syarat Jadi Kapten Liverpool Menurut Gerrard

Ternyata Ini Syarat Jadi Kapten Liverpool Menurut Gerrard

Di laga final Gerrard cetak gol penting yang sukses membangkitkan semangat rekan setim mengejar ketertinggalan tiga gol melawan AC Milan di Istanbul. Namanya bahkan terukir sebagai ‘man of the match’ karena penampilan luar biasa di malam panas itu. Meski meraih prestasi tak terlupakan dan meraih banyak sanjungan dari penonton di stadion Anfield, pemain yang kini berusia 36 tahun itu menjelaskan beban besar menyandang ban kapten di klub ikonik seperti Liverpool.

“Sebelum menerima tanggung jawab sebagai kapten, kamu perlu berkata dalam hati: ‘Akan ada hari baik dan hari buruk’,” ungkap Gerrard di buku berjudul “Liverpool Captains” tulisan Ragnhild Lund Ansnes.

“Di hari baik anda akan merasa berada di puncak dunia. Di hari buruk anda akan merasa sedih dan kesepian.

“Jika anda tidak mampu mengendalikan hari buruk, ketika kesialan menimpa fans dan semua orang tidak bisa lagi menerimamu, jika secara mental tidak dapat mengendalikan hari-hari tersebut, sebaiknya jangan ambil pekerjaan itu.

“Hampir setiap hari, bahkan ketika aku tidak bermain buruk, saya terus merasa tertekan. Tapi saya menyukainya, meskipun berada di hari buruk.”

Kontrak Gerrard bersama LA Galaxy akan habis di akhir musim MLS pada November mendatang. Ia sudah membela klub asal Amerika Serikat itu pada 2015 silam sejak tidak memperpanjang kontrak di Liverpool. Kepada awak media ia menyampaikan keinginan pensiun dari lapangan hijau sesudah masa kerjanya habis. Selepas itu akan mengikuti karir kepelatihan.