Published On: Sen, Agu 15th, 2016

Google Siapkan OS Baru Pengganti Android

Jalaon.com – Google dikabarkan siap merilis Operating System (OS) baru, yakni Fuchsia, meski Android dan Chrome masih mendominasi dunia. Sebagaimana dilansir dari laman techradar.com (14/08/2016), sistem operasi anyar itu tidak berbasis Linux tapi mampu berjalan pada beragam perangkat.

Sejumlah pengamat teknologi berani menyebut Fuchsia sebagai pembunuh potensial Linux. Apalagi sengaja dirancang berjalan pada perangkat apapun yang mengabaikan ukuran, bentuk dan skala. Tak menutup kemungkinan bakal menghiasi gadget perhiasan, dasbor mobil hingga alat pengukur panas digital.

Fuchsia kemungkinan besar tersedia untuk smartphone, komputer dan laptop. Rumor menyebutkan bahwa Google telah menyisipi kode khusus untuk pengaktifan sistem sekuriti dan grafis. Hingga saat ini masih belum ada pernyataan resmi dari perusahaan raksasa internet asal Amerika Serikat tersebut.

Google selalu beri nama unik pada semua update terbaru Android. Kemunculan istilah “Fuchsia” turut mengundang rasa penasaran dan spekulasi. Dalam bidang hortikulturis atau perkebunan, Fuchsia merupakan jenis tanaman berbunga yang meliputi hampir 110 spesies.

Makna dari istilah tersebut memancing dugaan bahwa Google sedang menyusun sebuah sistem operasi untuk menjangkau beragam perangkat, meski belum ada satupun petunjuk untuk jenis perangkat tertentu.

Dalam setahun terakhir berkembang sebuah rumor yang menyebut petinggi Google ingin menggabungkan OS Android dan Chrome. Bahkan saat ini Chromebook sudah diperbarui untuk mendukung aplikasi Android. Sejumlah pakar teknologi meyakini Fuchsia adalah usaha Google untuk membangun semua dari awal.

Android adalah operating system berbasis Linux yang sengaja dirancang untuk mendukung perangkat mobile seperti smartphone, tablet dan smartwatch. Sedangkan Chrome juga berbasis Linux untuk perangkat desktop seperti komputer dan laptop. Keduanya sukses menobatkan diri sebagai sistem operasi paling berpengaruh di dunia meski Chrome masih sulit menggeser kejayaan Windows.

Sejumlah pakar teknologi menduga Google sengaja merancang Fuchsia untuk melepaskan diri dari ketergantungan Linux sekaligus menyatukan sistem operasi buatannya untuk dominasi lebih luas. Selain “membunuh” Linux secara perlahan, Windows pun berusaha disingkirkan. Jika semua berjalan lancar, Google dipastikan menguasai semua perangkat pintar di seluruh dunia.