Published On: Sel, Sep 20th, 2016

Harga Minyak Dunia Melonjak

dfdfdfdf

Jalaon.com – Setelah data resmi menunjukkan terjadi penurunan besar dalam persediaan minyak Amerika Serikat, terutama akibat pembatasan impor karena badai, membuat harga minyak dunia melonjak tinggi.

Harga minyak mengalami kenaikan dari posisi terendah dalam satu bulan terakhir pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Penguatan tersebut setelah negara-negara eksportir minyak terbesar di dunia melakukan perencanaan lebih lanjut untuk mengelola harga minyak.

Mengutip Wall Street Journal, Rabu (21/9/2016), harga minyak mentah jenis Light Sweet untuk pengiriman Oktober ditutup naik 14 sen atau 0,3 persen ke level US$ 43,44 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan Eropa minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November melonjak 2,01 dolar AS menjadi ditutup pada 49,99 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara itu, persediaan minyak mentah AS mengalami penurunan sebesar 14,5 juta barel untuk pekan yang berakhir 2 September menjadi 511,6 juta barel, penurunan mingguan terbesar dalam stok sejak Januari 1999, tulis Badan Informasi Energi AS (EIA) dalam laporan mingguannya.

Rusia juga menyetujui adanya kesepakatan yang dibuat oleh OPEC untuk menstabilkan pasar minyak dunia setidaknya selama setahun ini.

Perwakilan Rusia di OPEC Vladimir Voronkov, mengatakan bahwa kebijakan – kebijakan yang dikeluarkan dan dipersyaratkan oleh OPEC sama sekali tidak memberatkan Rusia. “Kesepakatan setahun ini sesuai dengan kriteria kami,” kata Vladimir.

Sekretaris Jenderal OPEC Mohammed Barkindo, mengatakan bahwa para pejabat Iran telah berjanji akan membicarakan lagi mengenai kesepakatan penstabilan pasar minyak kepada OPEC. Iran dan OPEC akan bertemu pada pekan depan di Aljazair.