Harga Minyak Dunia Naik Hingga 4 Persen

ffvv

Jalaon.com – Pada perdagangan Kamis, Brent sebagai minyak acuan mengalami kenaikan hingga 4 %, yaitu menyentuh level US$ 50 per barel selama dua pekan ini. Kenaikan harga minyak dunia ini diakibatkan karena persediaan minyak mentah di AS mengalami penurunan.

Sementara itu, Brent mengalami  kenaikan sebesar US$ 2,01 atau 4,2 persen untuk menetap di level US$ 49,99 per barel. Dan minyak mentah A mengalami kenaikan US$ 2,12 atau 4,7 persen.

Kenaikan harga minyak merupakan kenaikan dalam dua hari terakhir. Sejak Senin, harga minyak sudah naik 8 persen pasca kejutan keluarnya Inggris dari Uni Eropa pada referendum 23 Juni 2016 lalu. Energy Information Administration di AS melaporkan persediaan minyak AS turun 4,1 juta barel pada 24 juni 2016, yang merupakan penurunan dalam enam minggu berturut-turut.

Selain itu minyak Impor juga mengalami penurunan sebesar 2,5 juta barel per hari, ini adalah posisi terendah sejak pengumpulan data yang dimulai pada tahun 1990.

Penurunan harga minyak impor ini dikarenakan offloading kapal kargo yang tertunda di Texas dan Louisiana karena terjadi Badai Tropis Hermine.

Badai Tropis Hermine ini yang mengancam proses penyulingan Gulf Coast hub pada pekan lalu, sehingga membuat beberapa produksi minyak AS dibatalkan, selain itu impor dan pengiriman pun dibatasi, yang akhirnya tidak terlalu membahayakan fasilitas Teluk.

Sementara itu, menurut Dominick Chirichella, partner senior di Institute Manajemen Energi di New York, bahwa pasar sangat merindukan impor dan ia merasa bahwa kenaikan harga minyak dunia ini hanya bersifat sementara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here