Published On: Ming, Sep 4th, 2016

Hati – hati Ketika Memakan Lalapan Mentah

Jalaon.com – Jika kita sedang makan dengan menu gorengan dan sambal – sambalan tentu lebih pas dan nikmat jika ditambah dengan lalapan mentah. Namun perlu anda ketahui bahwa lalapan mentah ada sisi manfaat dan bahayanya.

Jika ditinjau dari segi manfaat, lalapan mentah memang masih memiliki gizi yang lebih banyak dibanding dengan lalapan yang dimasak. Namun jika ditinjau dari segi bahayanya, lalapan mentah masih kemungkinan mengandung bakteri dan pestisida yang masih tertinggal dalam lalapan, tentu akan membahayakan kesehatan. Terlebih lagi jika anda memakan lalapan mentah yang ada di warung – warung pinggir jalan yang tak bisa dijamin kebersihannya.

Menurut Prof.Dr.Ir. Made Astawan, ahli teknologi pangan dan gizi dari IPB dalam bukunya Kandungan Gizi Aneka Bahan Makanan, residu pestisida seringkali masih tertinggal pada sayuran sampai beberapa hari setelah penyemprotan, terutama pada masa kemarau, karena itu seharusnya petani tidak memanen sayuran sehabis penyemprotan pestisida.

Selain itu, proses pencucian sayur / lalapan yang tidak sempurna juga sangat penting untuk diperhatikan. Karena ada beberapa zat kimia dalam pestisida yang tidak bisa hilang walaupun sudah dicuci. Oleh karena itu, cuci sayur dan buah harus di dalam air yang mengalir. Untuk lebih amannya cuci lalapan dengan air matang agar terhindar dari bakteri penyebab infeksi yang ada pada air mentah.

Tak hanya itu, lalapan mentah yang masih mengandung bakteri akan mengancam sistem kandung empedu, tentu ini sangat membahayakan kesehatan juga.

Sementara itu menurut dr Arief Setiawan, SpB(K)BD, spesialis bedah digestif dari RSU Bunda Jakarta, menjelaskan bahwa batu empedu juga bisa terbentuk dari benda asing yang masuk ke saluran empedu, salah satunya adalah bakteri dari makanan mentah yang tidak bersih.

Oleh karena itu dr Arief menyarankan agar benar – benar memperhatikan kebersihan makanan, terutama ketika memakan lalapan mentah.