Published On: Kam, Jan 12th, 2017

Hendropriyono tak Terima Namanya Dicatut dalam Buku Jokowi Undercover

sdgd

Jalaon.com – Kemunculan buku ‘Jokowi Undercover‘ menuai kontroversi. Bambang Tri, si penulis buku pun saat ini sudah ditahan di Polda Metro Jaya.

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara AM Hendropriyono mengatakan, tak terima dengan isi buku yang menurutnya murni memfitnah dia. Hal inilah yang membuat dia melaporkan Bambang Tri ke Kepolisian.

Hendro mengaku menjadi pihak yang dirugikan dalam buku tersebut. ‎”Dia melanggar hukum dengan menuduh saya melakukan tindakan melindungi, menutupi. Bagaimana caranya saya melindungi menutupi di era keterbukaan seperti ini. Enggak masuk akal. Saya minta keadilan‎,” ujar Hendro di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Menurut Hendro, apa yang ditulis dalam Jokowi Undercover sama sekali tidak didukung fakta-fakta konkrit. Buku itu juga sudah merendahkan Jokowi sebagai seorang kepala negara. Dengan begitu, dia sependapat dengan pihak kepolisian yang menjadikan Bambang Tri sebagai tersangka.

“Harus tanggung jawab karena negeri kita negara hukum. Dia melanggar hukum dengan menuduh saya melakukan tindakan melindungi, menutupi. Bagaimana caranya saya melindungi menutupi di era keterbukaan seperti ini. Tidak masuk akal,” jelasnya.

Saat ini Bambang Tri Mulyono telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik melalui buku yang ditulisnya berjudul Jokowi Undercover. Bambang telah meringkuk di Rutan Rumah Polda Metro Jaya.