Published On: Sen, Agu 29th, 2016

Ingin Jaga Kesehatan Usus? Hindari 4 Hal Ini

Jalaon.com – Cara paling mudah agar tidak jatuh sakit adalah menjaga kesehatan usus. Banyak orang menyadari bahwa asupan makanan mempengaruhi sehat atau tidaknya usus. Sayangnya mereka terkesan cuek dan masih gemar mengkonsumsi makanan tidak sehat seperti junk food.

Menyehatkan usus sebenarnya sangat gampang, cukup hindari makanan manis kaya gula sekaligus perbanyak asupan buah dan sayuran. Kesehatan usus bukan sekedar dipengaruhi asupan makanan dan minuman, namun beberapa faktor lain seperti obat-obatan, vitamin dan suplemen harian.

Berikut empat hal yang merusak kesehatan usus dilansir dari laman mindbodygreen, Senin (29/08/2016).

1. Antibiotik

Sebagian besar bakteri di usus akan mati setiap kali tubuh mengkonsumsi antibiotik. Sayangnya ragi justru tidak mati oleh antibiotik yang hanya menargetkan bakteri. Pada akhirnya, pertumbuhan ragi meningkat drastis ketika antibiotik masuk ke dalam tubuh. Keseimbangan pun berubah, ragi mendominasi usus ketimbang bakteri sehingga terjadi perubahan fungsi metabolisme. Disarankan tidak asal mengkonsumsi antibiotik kecuali keadaan mendesak.

2. Obat penurun asam

Kadar asam dalam perut membunuh sebagian besar bakteri, sehingga hanya menyisakan jenis bakteri tertentu di saluran pencernaan seperti spesies lactobacillus. Sayangnya jumlah spesies lactobacillus akan menurun drastis jika tubuh mengkonsumsi obat penurun kadar asam. Akibatnya pertumbuhan bakteri jahat meningkat drastis ketimbang bakteri baik.

3. Vitamin, obat dan suplemen

Semua jenis vitamin, obat dan suplemen yang masuk ke usus justru menyuburkan ragi dan bakteri tertentu. Oleh karena itu, hindari konsumsi obat dalam jangka panjang. Hentikan pemakaian sesuai anjuran dokter atau tertera pada kemasan.

4. Gaya hidup

Mengikuti gaya hidup tidak sehat berdampak buruk bagi usus. Tingkat aktifitas fisik, koneksi sosial, perubahan mood, tingkat stres, paparan sinar matahari langsung, koneksi keluarga, kehadiran hewan peliharaan dan sebagainya memegang pengaruh kuat.

Sebelum keadaan bertambah parah, disarankan segera mengembalikan kesehatan dan daya tahan usus dengan mengikuti diet dan gaya hidup sehat sebagai makanan sehari-hari. Ingat, makanan bukan satu-satunya faktor perusak. Segala sesuatu yang berdampak positif bagi tubuh seperti obat, vitamin dan suplemen juga menyimpan potensi bahaya.