Published On: Ming, Jun 4th, 2017

Ini Imbauan Kaspersky untuk Pengguna Internet

IMG_20170604_225424

Jalaon.com – Di era internet seperti saat ini orang akan lebih mudah untuk dapat terhubung dan saling berbagi moment dengan sesama pengguna internet, khusunya di media sosial atau blog.

Berdasarkan hasil dari penelitian, kalangan anak muda saat ini lebih ringan untuk mengumbar privasi di ranah publik melalui media sosial atau media online lainnya baik berbentuk foto ataupun video. Bahkan tak jarang juga yang mengumbar kondisi keuangan dan juga data – data pribadi.

Hal ini tentu akan membahayakan bagi pengguna karena bisa saja ada pihak yang akan menyebarluaskan data yang dibagikan oleh pengguna seluas – luasnya atupun untuk disalahgunakan.

Sementara itu, Kaspersky Lab mengatakan melalui keterangan tertulisnya bahwa ada sebanyak 37 persen pengguna internet yang mengumbar rincian keuangannya dan sebanyak 41 persen membagikan Surat Ijin Mengemudi, data pribadi, paspor atau data penting lainnya yang mestinya mereka simpan baik – baik.

Head of Consumer Business Kaspersky Lab Andrei Mochola menegaskan bahwa kebiasaan mengumbar data – data privasi tersebut sangat berbahaya karena dengan mudahnya orang lain untuk mengaksesnya.

“Di dunia online saat ini, berbagi informasi dengan orang lain sangat mudah. Namun, mengungkap data penting dan sensitif kepada orang lain dengan menekan sebuah tombol, itu berarti Anda menyerahkan kendali atas data tersebut,” kata Mochola.

Mochola menjelaskan yang lebih parahnya lagi, pembagi privasi tersebut tidak akan memiliki kendali atau pengetahuan dimana data yang telah dibagikan tersebut akan menyebar luas.

“Pengguna secara harfiah menyerahkan data berharga mereka, dan bahkan perangkat dimana data tersebut tersimpan, di tangan orang lain,” paparnya.

Mochola pun mengimbau kepada seluruh pengguna internet agar lebih berhati – hati dalam membagikan privasi, informasi atau data penting karena mengingat dampaknya yang sangat berbahaya.

“Meskipun tak mudah untuk mengharapkan pengguna internet berhenti berbagi foto, informasi pribadi satu sama lain, kami mendorong pengguna untuk berpikir dua kali sebelum mereka berbagi informasi penting secara terbuka untuk umum,” jelasnya.