Ini Persyaratan Menteri ESDM untuk PT Freeport Indonesia

Jalaon.com – Pejabat tinggi PT Freeport Indonesia kembali mendatangi kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menggelar kembali negosiasi yang belum ada kesepakatan pada sesi sebelumnya.

PT Freeport yang diwakili oleh Tony Wenas dan Clementio Lamury itu menemui Menteri Ignasius Jonan beserta jajaran Kementerian ESDM pada Senin (28/‎7/2017) pukul 11.30 WIB.

Sementara itu kedua belah pihak sedang mencari kesepakatan dalam perubahan status Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) oleh PT Freeport.

Untuk bisa mencapai kesepakatan dari KK menjadi IUPK tersebut pemerintah telah menetapkan empat persyaratan kepada Freeport antara lain yaitu perpanjangan masa operasi, stabilitas investasi, pelepasan saham sebesar 51 % dan pembangunan fasilitas pengolahan serta pemurnian mineral (smelter).

Persyaratan yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada Freeport adalah berdasarkan dari penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 tentang pelaksanaan kegiatan tambang mineral dan batu bara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here