Ini yang Dilakukan Joya Sebelum Dibakar Hidup – Hidup

Jalaon.com – Sebelum dihakimi oleh massa karena telah diduga melakukan pencurian amplifier milik Mushola di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi, M Azahra atau Joya sempat meminta maaf dan mencium kaki seorang marbot yang bernama Rojali.

Rojali adalah salah seorang saksi yang mengetahui aksi pencurian yang dilakukan oleh Joya, Rojali juga sempat menegur Joya sebelum akhirnya Joya memilih untuk melarikan diri dengan menggunakan motor.

Rojali dan massa pun mulai mengejar hingga Joya terjebak di sebuah pasar yang ramai dan massa mulai mengamuk lantas menghakimi pria 30 tahun ini. Hal ini diceritakan oleh Kapolres Bekasi, Asep Adi Saputra.

“Kemudian di situlah peristiwa pengeroyokan terjadi. Lalu Rojali berteriak ‘ini bukan maling motor tapi maling ampli ” terang Asep.

Rojali pun berupaya untuk menghalau massa agar tidak main hakim sendiri kepada Joya, Rojali pun berteriak semampunya namun jumlah massa yang banyak dan dalam kondisi marah sudah tidak mampu dihalau lagi.

“Dia (Joya) sempat cium kaki Rojali minta maaf, ‘maafkan saya pak ustaz’, begitu. Namun massa tidak terbendung. Rojali sempat menghalau, tapi (jumlah) massa tidak berimbang, sehingga terjadi pengeroyokan yang menewaskan MA (Joya),” jelas Asep.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here