Published On: Kam, Sep 15th, 2016

Inilah Gejala & Cara Obati Penyakit Pneumonia

Jalaon.com – Pneumonia tiba-tiba ramai diperbincangkan sejumlah media usai calon presiden Amerika Serikat, Hillary Clinton, terdiagnosa penyakit ini. Seperti apa sih gejala dan potensi ancaman? Apa pemicunya?

Menurut The Centers for Disease Control and Prevention seperti dilansir laman Self, Kamis (15/09/2016), pneumonia dapat disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur. Terkadang juga disebabkan flu dan virus pernapasan, atau bakteri Streptococcus pneumonia. Bila dibiarkan begitu saja tanpa perawatan memadai justru mengundang bahaya serius, bahkan mengancam keselamatan nyawa. Pada sebagian besar kasus, infeksi hilang seketika jika penderita jalani pengobatan tepat guna.

Hillary Clinton turut mengidap gejala pneunomia

Hillary Clinton turut mengidap gejala pneunomia

Selama ini banyak anggapan salah terkait pneumonia yang dikira lebih banyak menyerang kaum manula atau orang lanjut usia. Namun itu dibantah Wayne Tsuang, M.D. dari Cleveland Clinic yang menyebut penyakit ini tanpa batasan usia, artinya semua orang bisa terdiagnosa.

Menurut pengakuan Tsuang, kaum muda lebih rentan terkena infeksi jika menderita kondisi atau penyakit kronis yang melemahkan sistem kekebalan. Potensi menyerang tubuh lebih besar jika menderita alergi tertentu, pola makan buruk dan jarang olahraga.

“Ketika jatuh sakit potensi terinfeksi penyakit ini lebih besar,” ungkap Russ Kino, M.D. dari Saint John’s Health Center. Tubuh kurang sehat mengalami penurunan sistem kekebalan sehingga tidak bekerja optimal melawan infeksi. “Seseorang yang sakit pilek berpeluang kena pneumonia,” tambahnya.

Marc Leavey, M.D. dari Mercy Medical Center menyebut pneumonia tumbuh subur di lingkungan udara dingin, kantor, sekolah dan pusat perbelanjaan. Malahan cenderung menular ke orang lain yang saling kontak, lokasi ideal terkontaminasi saat berada di tempat ramai.

“Seseorang menderita demam atau penyakit paru-paru kronis lebih rentan terinfeksi pneumonia usai terekspos bakteri atau virus penyebab penyakit,” ungkap Leavey.

Bagaimana mengetahui seseorang terinfeksi pneumonia? Tanda pertama berupa demam tinggi kemudian dilanjuti batuk basah. Dalam beberapa kasus penderita turut mengalami sesak napas dan nyeri dada.

Cara mengatasi pneumonia hanya perlu mendatangi dokter yang akan memberi dua jenis obat yakni: antibiotik jika penyebabnya bakteri atau cukup perbanyak waktu istirahat jika penyebabnya menular akibat virus. Adapun penyembuhan memakan waktu sekitar 1-2 minggu.