Jokowi Diminta Pikirkan Kembali untuk Angkat Arcandra Jadi Menteri ESDM

dfds

Jalaon.com – Anggota Komisi III DPR, Ahmad Sahroni meminta Presiden Joko Widodo agar tidak mengangkat kembali Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Selain itu, guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana juga menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan masak-masak sebelum memutuskan untuk mengangkat kembali Archandra Tahar sebagai menteri ESDM. Walaupun Archandra sudah resmi menjadi WNI, namun pemerintah juga harus mengukur dari segi aspek politis juga.

“Apabila pemerintah mengangkat kembali Archandra Tahar¬†sebagai Menteri ESDM dikarenakan masalah kewarganegaraan Indonesianya didapat kembali, pemerintah harus mengukur dari aspek politisnya,” ujar Hikmahanto Juwana dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus juga mengatakan bahwa pemerintah tidak boleh terjebak dalam kesalahan yang sama mengenai Archandra, karena Archandra tidak mengatakan yang sejujurnya bahwa ia memiliki kebangsaan ganda ketika diminta untuk menjadi menteri ESDM.

“Mengapa Arcandra tidak jujur dalam menjelaskan persoalan kewarganegaraan ketika diminta menjadi menteri ESDM? Karena itu, Presiden Jokowi tidak boleh terjebak dua kali dalam kesalahan yang sama, yaitu menutupi sebuah kesalahan dengan membuat kesalahan baru dengan mengangkat kembali Arcandra sebagai menteri ESDM tanpa ada pertanggung jawaban secara administrasi pemerintahan maupun secara pidana,” kata Petrus.

Di Serang pada Minggu (11/9), Jokowi telah mengungkapkan kalau beliau sedang mempertimbangkan kemungkinan pengangkatan kembali Arcandra Tahar sebagai Menteri ESDM.

“Sampai saat ini saya akan melihat dulu masalah yang berkaitan dengan kewarganegaraan dan prosesnya,” tegas Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here