Jusuf Kalla : Inflasi Tahun Ini Tetap Kita Jaga di Bawah 4 Persen

asdc

Jalaon.com – Saat ini pemerintah Indonesia telah membuat kebijakan untuk mengurangi subsidi pada sektor energi, seperti subsidi listrik dan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini tentu berpengaruh terhadap kenaikan inflasi di tahun 2017.

Namun, Wakil Presiden, Jusuf Kalla meyakini bahwa kenaikan inflasi tidak akan sampai pada angka 4 persen dan tidak akan berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

“Walau pun memang akibat kita kurangi subsidi listrik tentu harga listrik akan naik. Tapi itu hanya adminstered inflation, sebentar saja selama enam bulan atau turun kembali,” ujar JK di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Pemerintah memutuskan untuk mengurangi subsidi listrik dan bahan bakar minyak adalah sebuah pilihan. Jusuf Kalla menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan sebuah penyesuaian.

‎”Jadi memang pilihan-pilihan. Kalau inflasi terus kita nggak bisa berbuat apa-apa. Jadi itu penyesuaian-penyesuaian,” lanjut JK.

Walaupun demikian, Jusuf Kalla menyakini bahwa kenaikan inflasi tersebut akan dapat terkendali dibawah angka 4 persen pada tahun ini. Akan tetapi, menurutnya angka ini masih perkiraan karena belum bisa melihat secara keseluruhan di tahun ini.

“Sekarang baru bulan Januari, jadi kita belum bisa memperkirakan inflasi seluruh tahun bagaimana. ‎Tapi kita tetap jaga 4 persen,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here